Penangkapan Terduga Teroris
Terduga Teroris Ditangkap di Bekasi, Rumah Orang Tuanya di di Baleendah Juga Digeledah
Buntut dari penangkapan DE (28) di Bekasi terduga kasus teroris rumahnya yang berada di Kabupaten Bandung, Senin (14/8/2023) turut digeledah.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Buntut dari penangkapan DE (28) di Bekasi terduga kasus teroris, rumahnya yang berada di Komplek Bumi Sari Indah Blok M, nomor 2, Desa Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (14/8/2023) turut digeledah.
Rumah tersebut terdapat dua lantai, depannya menggunakan ornamen batu alam berwarna abu. Pagarnya berwarna hitam, menutup hingga tembok atas lantai dua.
Di sisi kiri terdapat rolling door berukuran sekitar 2x3 meter, namun itu bukan garasi sebab terdapat tembok di bawahnya.
Dari informasi yang didapat itu merupakan warung, sebab orang tua terduga teroris sempat berjualan.
Rumah tersebut berada di tengah komplek padat penduduk, dari pertigaan Blok M, hanya terhalang satu rumah dan terdapat dua umbul-umbul merah putih di depan rumahnya.
Setelah terduga terduga teroris diamankan dan rumah yang berada di Baleendah, sore tadi digeledah, tapi tak dipasang garis polisi.
Bahkan, kini masih ditempati oleh Ibu dan Kakaknya terduga teroris yang telah ditangkap di Bekasi.
Tepat di jalan depan rumah yang digeledah tersebut, tak ada warga yang terlihat berada di luar rumah, dan terasa sepi.
Namun, di jalan lainnya di daerah tersebut, terlihat ramai terdapat warga yang beraktifitas di luar rumah, bahkan terdapat anak-anak yang sedang bermain.
Ketua RT setempat, Idris membenarkan, DE beralamat di rumah tersebut, namun sebenarnya itu merupakan rumah dari orang tuanya.
"Namun dia jarang tinggal di lingkungan BSI, di RT 2 jarang, banyaknya di luar," kata Idris, saat ditemui tribun jabar di rumahnya.
Menurut Idris, setelahnya bekerja, DE jarang ada di daerah tersebut, kalau saat sekolah baru tinggal di BSI.
"Sebetulnya yang ada di sini rumah orang tuanya, setelah nya bekerja dia jarang ke sini mungkin sudah 5 sampai 6 tahun. Kalau ke sini hanya saat ada perlu, atau seperti saat lebaran," kata dia.
Kalau orang tuanya, kata Idris, memang sudah lama tinggal di Komplek BSI.
"Lebih duluan keluarga itu tapi bapaknya sudah meninggal, kalau saya ke sini 2010an, mungkin keluarganya dari 2008 atau 2009," kata dia.
Idris membenarkan, tadi sore rumah tersebut, digeledah oleh polisi.
"Mulai digeledah, mungkin sekitar jam empat, lamanya sekitar 1,5 hingga dua jam," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-prias.jpg)