Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Disparbud Majalengka Gandeng Komunitas dan Warga Bersihkan Gua Jepang yang Penuh Coretan Vandalisme

Mereka membersihkan dinding dan pintu masuk gua yang dipenuhi coretan karena aksi vandalisme.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah pegawai dan perwakilan komunitas hingga warga saat membersihkan Gua Jepang, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Kamis (3/8/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka menggandeng sejumlah komunitas dan warga untuk membersihkan Gua Jepang, Kamis (3/8/2023).

Mereka membersihkan coretan-coretan aksi vandalisme di salah satu situs bersejarah yang berada di Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, tersebut.

Puluhan pegawai Disparbud bersama anggota komunitas dan warga tampak bergotong-royong membersihkan coretan vandalisme menggunakan amplas serta cairan tiner di pintu masuk Gua Jepang.

Sementara beberapa orang lainnya tampak membersihkan sampah hingga rumput liar yang berada di luar maupun dalam gua yang dibangun pada 1923 tersebut.

Kabid Kebudayaan Disparbud Kabupaten Majalengka, Taswara, mengatakan, kegiatan kali ini sebagai bentuk kepedulian semua pihak terkait aksi vandalisme di Gua Jepang.

Sebab, menurut dia, aksi vandalisme itu cukup meresahkan dan mengancam kelestarian cagar budaya yang dibangun pada masa kolonial Belanda tersebut.

"Kegiatan ini inisiatif dari kami atas keprihatinan aksi vandalisme, kemudian mengajak masyarakat dan berbagai komunitas untuk membersihkannya," kata Taswara saat ditemui di Gua Jepang, Kamis (3/8/2023).

Ia mengatakan, aksi vandalisme semacam itu pun berlangsung dari dulu, bahkan tidak hanya memenuhi bagian luar Goa Jepang, tetapi termasuk areal dalamnya.

Karenanya, Disparbud Kabupaten Majalengka bertindak cepat menggandeng sejumlah kalangan untuk membersihkannya sebagai upaya menjaga kelestariannya.

Pihaknya mengakui, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga warisan sejarah, sehingga dapat dinikmati oleh generasi di masa depan.

"Mudah-mudahan, melalui kegiatan ini masyarakat semakin tergugah kepeduliannya untuk menjaga seluruh bangunan bersejarah di Majalengka," ujar Taswara.

Baca juga: Jadi Sasaran Vandalisme, Ini Sejarah Goa Jepang di Samping Mako Kodim 0617 Majalengka

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved