Update Terkini Kasus Tabungan Murid Mandek di Pangandaran, Bupati Jeje Ungkap Ada 2 Solusi
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sampaikan perkembangan terbaru terkait kasus uang tabungan murid yang mandek di SD.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sampaikan perkembangan terbaru terkait kasus uang tabungan murid yang mandek di SD.
Hasil tim khusus ini, dalam dua Minggu kemarin baru menginventarisir berapa uang tabungan yang berbeda di guru-guru.
Baca juga: GEGER Tabungan Murid SD di Pangandaran Belum Dibayar Sekolah, Bupati Jeje Sebut Totalnya Rp 5 Miliar
Dalam dua Minggu itu, tim khusus tentu sudah memanggil para guru yang mempunyai sangkutan uang tabungan.
"Solusinya ada dua, pertama mereka harus mengembalikan uang tabungan murid itu. Kalaupun di cicil harus sampai akhir tahun ini selesai," ujar Jeje kepada wartawan melalui WhatsApp beberapa hari ini.
Kalau tidak bisa membayar hutang dengan uang, tentu mereka (guru bersangkutan) harus menyerahkan aset sebesar apa yang mereka pinjam.
"Dan itu, yang sedang kita sinkronisasikan," katanya.
Kemudian, dalam minggu-minggu ini pun mereka (tim khusus) akan berkoordinasi dengan pihak koperasi.
"Nah, nanti hasilnya seperti apa dan bagaimana. Guru-guru yang punya hutang ke koperasi tentu menjadi kewajiban koperasi. Apakah mau menjual aset dan sebagainya. Itu yang sekarang sedang dilakukan," ucapnya.
Sementara kedepannya, mungkin setiap Minggu atau 10 hari sekali Ia akan berkoordinasi dengan tim khusus yang menangani permasalahan uang tabungan mandek.
"Tentu, berkoordinasi berkaitan dengan hasil mereka (tim khusus) dan sebagainya seperti apa," kata Jeje.
Diketahui sebelumnya, data uang tabungan murid yang mandek di SD yakni sebesar Rp 7,47 miliar dan terjadi di dua Kecamatan.
Di antaranya, di Kecamatan Cijulang yang berada di koperasi senilai Rp 2.309.198.800. Sedangkan yang berada di guru atau dipinjam guru senilai Rp 1.372.966.300.
Kemudian di Kecamatan Parigi, yang berada di HPK senilai Rp 2.487.504.300 dan di HPR senilai Rp 1.416.922.959. Sedangkan yang dipinjam guru senilai Rp 77.662.500. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bupati-Pangandaran-Jeje-Wiradinata_6.jpg)