Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Haji 2023

Wagub Jabar: Petugas Haji dan KBIHU Harus Kompak Kerja Sama Layani Jemaah

Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan petugas haji dan KBIHU harus kompak melayani jemaah haji.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat memberikan arahan kepada jajaran petugas haji Jawa Barat di Mekkah, Minggu (25/6/2023). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, MEKKAH - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta kepada jajaran petugas haji untuk selalu menjalankan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) demi pelayanan maksimal kepada semua jemaah haji di setiap kloternya.

Uu mengatakan jangan sampai terjadi miskomunukasi atau salah tanggap antara jajaran petugas dengan para pembimbing di KBIHU.

Ia mengatakan bagaimana pun juga, petugas maupun KBIHU sama-sama memiliki tugas dan tujuan bersama, yakni memberikan pelayanan prima kepada jemaah haji.

"Para petugas harus ingat. Dalam penyelenggaraan ibadah haji, ada KBIHU yang lebih dekat dan lebih sering melakukan bimbingan dengan jemaah. Kalau tidak dibantu, kalau tidak ada KBIHU, tidak akan lancar," kata Uu saat memberikan arahan kepada jajaran petugas haji Jawa Barat di Mekkah, Minggu (25/6/2023).

Ia mengatakan petugas harus ingat bahwa kebanyakan pembimbing KBIHU adalah ajengan atau kiai yang harus dihormati.

Karenanya, komunikasi yang baik dengan KBIHU dan membangun kekompakannya haruslah dilakukan demi kebaikan para jemaah haji.

Uu pun berharap kepada para petugas untuk melaksanakan tugas yang sudah diberikan dengan baik.

Jangan sampai ada kelompok-kelompok yang tidak terlayani atau bahkan yang tersakiti oleh petugas.

Pada acara terpisah dalam pertemuan dengan para pembimbing KBIHU, Uu yang merupakan Amirul Hajj Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing KBIHU yang telah membantu penyelenggaraan ibadah haji.

"Pada hakekatnya perjalanan ibadah haji adalah tanggung jawab pemerintah, dan pemerintah mendelegasikan kepada Kementerian Agama. Tapi ada peran para ulama, tokoh, dan kiai, dengan adanya legalitas KBIHU dalam rangka penyelenggaraan ibadah haji, semua berjalan beriringan," katanya.

Ia pun mengucapkan permohonan maaf seandainya dalam membantu pemerintah, ada sedikit perbedaan paham, ada perbedaan persepsi, bahkan ada tuduhan yang lain kepada KBIHU.

Baca juga: Jelang Puncak Haji, Uu Ruzhanul Beri Santunan Jemaah Lansia

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved