Kebakaran

Pabrik Tekstil di Dayeuhkolot Bandung Kebakaran, Penyebabnya Ada Mesin yang Meledak

Kebakaran terjadi di PT Bandung Sakura Tekstile Mills (BSTM), di Jalan Raya Dayeuhkolot, Desa Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot

Dok Damkar
Kebakaran terjadi di PT  Bandung Sakura Tekstile Mills (BSTM), di Jalan Raya Dayeuhkolot, Desa Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (3/4/2023) akibat ledakan mesin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin


TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Kebakaran terjadi di PT Bandung Sakura Tekstile Mills (BSTM), di Jalan Raya Dayeuhkolot, Desa Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (3/4/2023) akibat ledakan mesin.


Menurut Kasie Resque Evakuasi dan Penyelamatan Disdamkar Kabupaten Bandung, Miftahulsallam, pihaknya mendapat laporan kebakaran tersebut, sekitar pukul 08.30 WIB.


"Tiba di lokasi, sekitar 08.40 wib, respon time, 11 Menit," ujar Miftah, saat dihubungi, tribun jabar.


Miftah mengatakan, saat tiba di lokasi petugas melakukan pemblokiran supaya tidak merambat ke bangunan yang lain.


"Setelah aman petugas melakukan pendinginan dan overhaul," kata Miftah.


Adapun yang terbakar kata Miftah, adalah mesin finishing.

Kebakaran terjadi di PT  Bandung Sakura Tekstile Mills (BSTM), di Jalan Raya Dayeuhkolot, Desa Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (3/4/2023) akibat ledakan mesin.
Kebakaran terjadi di PT  Bandung Sakura Tekstile Mills (BSTM), di Jalan Raya Dayeuhkolot, Desa Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (3/4/2023) akibat ledakan mesin. (Dok Damkar)


"Untuk menangani itu, kami menurunkan personel dari pos sektor Baleendah, dan Pos TKI. Sebanyak 8 personel," katanya.


Adapun api berhasil dipadamkan, sekitar pukul 09.00 WIB.


Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Suyatno, mengungkapkan kejadian kebakaran di PT BSTM, membakar mesin oroduksi stanter, yakni alat pengering kain setelah selesai produksi.


"Sebanyak 2 unit dari 8 unit (mesin terbakara) yang berada didalam bangunan perusahaan PT. BSTM," ujar Suyatno.


Suyatno menjelaskan, awal mula kejadian, saudara Dadan (40) yang merupakan petugas operator, menyalakan mesin untuk pemanasan.


"Kemudian tiba-tiba, mesin yang sudah dinyalakan meledak," kata Suyatno.


Sehingga menurut Suyatno, menimbulkan api yang membakar sebagian dua mesin stanter.


"Api diperkirakan berasal dari sisa oli produksi, yang mengalami pemanasan dan meledak," tuturnya.


Dalam kejadian kebakaran tersebut, kaya Suyatno, tak ada korban jiwa.


"Ada korban luka bakar sebanyak 1 orang, sodara Dadan sudah dibawa ke RS Sartika Asih, untuk penanganan lebih lanjut," katanya.


Selain itu yang menjadi korban menurutnya, Inggit (26) dan Elsa, yang mengalami luka lecet akibat serpihan kaca ruang admin.


"Untuk kerugian materi belum dapat diperkirakan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved