Nenek di Tasik Diperdaya Tim Medis Gadungan, Disuruh Berbaring di Kamar, Harta Raib
Tim medis gadungan memperdayai seorang nenek di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya hingga korban kehilangan harta benda
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Tim medis gadungan memperdayai seorang nenek di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya hingga korban kehilangan harta benda puluhan juta rupiah.
Aksi pencurian bermodus langka itu terjadi di rumah korban, Hj Mamah Fatimah (82), di Kampung Layungsari, Kelurahan Sambongpari, Mangkubumi.
Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan identifikasi, Jumat (10/03/23) malam.
"Setelah mendapat laporan tentang kejadian itu kami bersama Tim Inafis meluncur ke lokasi," ujar Hartono, Sabtu (11/03/23).
Baca juga: Pria di Batam Jadi Korban Pencurian Gegara Kena Bujuk Rayu Pria dari Aplikasi Kencan Gay
Dari keterangan korban kepada petugas, ada sekitar tujuh yang datang ke rumah dan mengaku sebagai dokter dan paramedis.
"Mereka mengaku sebagai petugas kesehatan yang mendapat tugas memeriksa kesehatan warga. Korban yang tinggal sendirian tak curiga," kata Hartono.
Seperti layaknya petugas medis, mereka melakukan pemeriksaan kesehatan. Kemudian menyuruh korban berbaring di kamar.
Tanpa curiga korban menurut. Namun setelah lama tak ada tindakan pemeriksaan lagi, korban bangun dan keluar kamar.
"Ternyata orang-orang itu sudah tidak ada di tempat. Korban kemudian memeriksa harta bendanya. Ternyata sudah tak ada di tempatnya," ujar Hartono.
Harta benda yang hilang terdiri dari perhiasan emas kalung dan gelang serta uang tunai sebesar Rp 20 juta. Semuanya disimpan di lemari.
"Kami masih melakukan penyelidikan terutama melacak identitas para pelaku," ujar Hartono. (firman suryaman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Petugas-Inafis-melakukan-identifikasi-di-rumah-korban-diantaranya-melacak-sidik-jaris.jpg)