All England 2023

All England 2023, Ternyata Ini Penyebab Marcus/Kevin Cuma Ikut 1 Turnamen di Tur Eropa

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo cuma bakal bertanding di satu turnamen pada tur Eropa kali ini yaitu BWF All England Open 2023.

PP PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 

TRIBUNCIREBON.COM- Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo cuma bakal bertanding di satu turnamen pada tur Eropa kali ini yaitu BWF All England Open 2023.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo hanya bakal turun di satu turnamen BWF World Tour pada rangkaian tur Eropa, Maret ini.

Satu-satunya turnamen di Eropa yang bakal diikuti Marcus/Kevin adalah BWF All England 2023.

Adapun, BWF All England Open 2023 yang merupakan turnamen level Super 1000 bakal digelar di Birmingham, Inggris, pada 14-19 Maret mendatang.

Pelatih ganda putra PBSI, Aryono Miranat, menjelaskan bahwa penyebab Marcus/Kevin hanya mengikuti satu turnamen pada tur Eropa kali ini adalah pertimbangan peringkat.

Diketahui, duet ganda putra Merah Putih yang dijuluki Minions itu saat ini menempati peringkat 19 dunia.

Baca juga: Jadwal Pertandingan BWF All England Open 2023: Babak Pertama Diwarnai Perang Saudara

"Karena setelah All England itu ke Swiss (levelnya) Super 300.

Kalau Marcus/Kevin hanya main di Super 500, 750, dan 1000," kata Aryono di Jakarta, dikutip dari Antara pada Kamis (9/3/2023).

Pada Maret ini hingga awal April mendatang, memang ada lima turnamen BWF yang diselenggarakan di Eropa.

Kelima turnamen tersebut adalah German Open, All England, Swiss Open, Madrid Masters dan Orleans Masters.

Namun, dari lima turnamen itu, hanya All England yang masuk level Super 1000, sedangkan empat lainnya adalah turnamen level Super 300.

Selepas All England, turnamen BWF World Tour yang rencananya akan diikuti Marcus/Kevin adalah Malaysia Masters Super 500 di Kuala Lumpur, 23-28 Mei yang akan datang.

Aryono Miranat menambahkan, Marcus/Kevin belum akan turun di turnamen yang levelnya lebih rendah, meski peringkat mereka merosot cukup jauh dari sebelumnya.

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat tampil pada babak kedua Kejuaraan Dunia 2022, Rabu (24/8/2022)
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat tampil pada babak kedua Kejuaraan Dunia 2022, Rabu (24/8/2022) (Raphael Sachetat/BADMINTON PHOTO)

Akan tetapi, jika nantinya mantan ganda putra nomor satu dunia itu tampil di turnamen Super 300, hal ini harus didasarkan pada diskusi dan penghitungan mendalam.

"Itu (turun di Super 300) perlu didiskusikan dengan mereka dulu, karena poinnya turun dan nanti kalau peringkatnya terlempar ke luar 32 besar dunia, tidak bisa ikut di Super 500, 750, dan 1000. Jadi ya harus turun ke Super 300 lagi." "Kita nanti diskusikan lagi supaya tidak terlempar jauh," tutur Aryono Miranat.

Sepanjang karier mereka di dunia bulu tangkis hingga saat ini, Marcus/Kevin tercatat sudah pernah dua kali menjuarai All England Open.

Dua gelar All England itu diraih Marcus/Kevin secara beruntun yaitu pada edisi 2017 dan 2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved