Hero Geram Minta Pertamina Tanggung Jawab Atas Tragedi Depo Plumpang: DPR Sudah Sering Ingatkan
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron meminta Dirut Pertamina bertanggung jawab atas tragedi kebakaran hebat di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta
Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron meminta Dirut Pertamina bertanggung jawab atas tragedi kebakaran hebat yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara.
Terlebih, dalam kejadian itu, belasan nyawa melayang akibat besarnya kebakaran.
Pria yang akrab disapa Hero itu menyampaikan, dalam hal ini pihaknya juga sudah melakukan rapat dengan Pertamina Plumpang.
Dalam rapat itu, ia mengaku sudah sering memperingatkan akan potensi bahaya yang bisa terjadi dan bisa menimpa penduduk sekitar.
"Di rapat dengan Pertamina saya selalu mengingatkan jika terjadi kebakaran di Depo Pertamina Plumpang berpotensi membahayakan penduduk di sekitarnya dan berulang kali diingatkan. Saat ini terjadi kebakaran dan jatuh korban jiwa dari masyarakat. Ini perlu evaluasi HSSE di Pertamina," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (6/3/2023).
"Ini Dirut Pertamina kalau ada masukan atau pandangan dari wakil rakyat, sepertinya tidak pernah didengar dan diterapkan di lapangan. Karena tidak sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami saat dalam forum," lanjut politikus Partai Demokrat dari Dapil VIII wilayah Cirebon dan Indramayu.
Disamping itu, kata Hero, selama menjadi pimpinan Komisi VIII DPR RI, ia sudah sering menyampaikan potensi bahaya yang bisa terjadi pada industri minyak.
Oleh karenanya, seluruh aspek harus diperhatikan dengan detail untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan bencana.
"Tidak hanya, pegawai yang jadi korban masyarakat pun terkena dampaknya," ucap dia.
Dalam hal ini, pihaknya mengingatkan, kejadian terbakarnya depo Pertamina bukan kali pertama terjadi.
Selain di Plumpang, kejadian serupa juga pernah terjadi di Cilacap, Rokan Hulu, dan Indramayu.
"Tentu ini bukan sesuatu hal yang menjadi kelengahan, karena sudah beberapa kali terulang," ujar dia.
"Pertamina harus menerapkan kaidah-kaidah terhadap keamanan keselamatan dan bagaimana juga lingkungannya yang lebih bisa memproteksi supaya tidak terjadi yang membahayakan bagi masyarakat," lanjut Hero.
Hero juga meminta kepada Pertamina ke depan untuk melakukan audit terhadap berbagai kawasan satu wilayah yang memiliki dampak resiko besar terhadap masyarakat.
"Sekarang sudah ada korban jiwa. Jadi bukan kemudian diobati dibantuin selesai, bukan di situ konteksnya. Ini karena menyangkut kredibilitas Pertamina," ujar dia.
Baca juga: Sudah Tiga Korban Meninggal Kebakaran Depo Plumpang Bisa Diidentifikasi, Dua Pria dan Satu Wanita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-VI-DPR-RI-Herman-Khaeron-akrab-disapa-Hero.jpg)