Warga Desa Dukuhdalem di Kuningan Terperosok ke Sumur Hingga Tewas, Ini Kronologinya
Upen Supendi (42), warga Desa Dukuhdalem Kecamatan Japara, Kuningan, terperosok ke dalam sumur yang tidak jauh dari kediamannya
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Upen Supendi (42), warga Desa Dukuhdalem Kecamatan Japara, Kuningan, terperosok ke dalam sumur yang tidak jauh dari kediamannya di desa setempat, Kamis (16/2/2023).
Berdasarkan data terhimpun di lokasi kejadian, Maman (47) ywarga setempat, mengatakan, peristiwa yang menyebabkan nyawa korban tidak bisa diselamatkan itu berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB siang tadi.
"Kejadian Mang Upen masuk sumur itu diketahui sekitar jam dua siang. Nah, dari kejadian itu, ada warga kami lapor ke Damkar untuk evakuasi korban," katanya.
Baca juga: 4 Orang Tewas Tercebur ke Sumur di Subang, 3 di Antaranya Terjadi di Purwadadi
Sebab korban terperosok kedalam sumur yang berada di perkebunan milik korban, Maman menyebut, berdasarkan pengakuan saksi mata di lokasi kejadian.
Korban sebelumnya telah memanjat pohon petai yang tak jauh dari pohon duren.
"Hasil dari manjat tadi, korban berhasil mengambil beberapa buah petai tersebut," katanya.
Tidak lama dari kegiatan panen buah petai tadi, Maman mengungkap, setelah korban manjat dan panen petai, kuat dugaan korban berjalan mundur, sembari melihat buah duren yang bergelantung.
"Jadi, jatuh hingga masuk ke sumur tersebut. Korban jalan mundur sembari lihat duren yang masih bergelantung di pohonnya. Saking seriusnya melihat keatas, kaki korban mentok hingga terjatuh ke dalam sumur," katanya.
Kenapa korban bisa terperosok hingga masuk sumur, Maman menyebut, bangunan permanen di sekeliling sumur itu pendek.
"Ya, bangunan tembokan sumur itu pendek. Jadi, saat berjalan mundur dan mentok, otomatis korban jatuh dengan bagian pantat duluan dan kemungkinan posisinya jongkok," katanya.
Baca juga: Siswi SMA di Medan Tewas Dihabisi Lalu Dibuang ke Sumur, Ini Permintaan Terakhir Korban
Selain itu, Maman menambahkan, korban berada di dalam sumur itu awalnya diketahui warga lain, karena mendengar suara dentuman.
Saat bersamaan, warga lain mencari sumber suara dan ditemukan sesosok korban sedang merintih kesakitan hingga berhasil dievakuasi.
"Awalnya korban diketahui ada dalam sumur, ada warga lain mendengar suara keras dan setelah di cari sumber suara, ternyata Mang Upen merintih kesakitan di dalam sumur. Dari sana, warga pun memberikan pertolongan hingga mendatangkan petugas damkar," katanya.
Selang 20 menit dari kejadian, petugas Damkar pun bergegas dan berhasil mengangkat korban dari dalam sumur. Namun, kondisinya sudah tidak bernyawa.
"Iya, korban saat berhasil di angkat dari bawah sumur, sudah tidak bernyawa. Kemungkinan besar kekurangan oksigen di bawah sumur tadi," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Upen-Supendi-42s.jpg)