Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Gempa Turki

Update Gempa Turki, Eks Pemain Chelesa Christian Atsu Ternyata Belum Ditemukan, Sudah 9 Hari Hilang

Sudah sembilan hari, Christian Atsu belum ditemukan. Keluarga menyayangkan pihak klub tak dampingi pencarian.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Bolasport.com/ole.com.ar
Pesepak bola asal Ghana Christian Atsu ditemukan di bawah reruntuhan gempa Turki. Ternyata kabar ini tak benar. Atsu masih belum ditemukan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Sempat dikabarkan ditemukan selamat, mantan pemain Chelsea dan Newcastle United, Christian Atsu, ternyata masih belum ditemukan.

Atsu masih dicari sembilan hari setelah gempa Turki yang mengguncang pada hari Senin, 6 Februari lalu. 

Lebih dari 37.000 orang tewas dalam gempa berkekuatan magnitudo 7,8 yang terjadi di Turki dan Suriah. 

Christian Atsu, yang bermain untuk klub Turki Hatayspor, dilaporkan hilang setelah tertimpa reruntuhan dari gedung yang runtuh. 

Minggu lalu ada laporan bahwa pemain internasional Ghana telah berhasil diselamatkan.

Namun hal tersebut tidak benar dan dia hingga saat ini masih belum ditemukan. 

Dalam sebuah pernyataan, Selasa (14/2/2023), agen Atsu, Nene Sechere mengatakan bahwa ia dan keluarga Atsu masih menunggu kepastian kabar pemain berusia 31 tahun itu. 

"Sudah sembilan hari sejak gempa dan kami masih belum menemukan Christian," kata Sechere dikutip dari Sky Sports. 

"Saya berada di lokasi gempa di Hatay bersama keluarga Christian. Pemandangannya tidak terbayangkan dan hati kami hancur untuk semua orang yang terkena dampak."

"Selama waktu saya di sini, kami dapat menemukan lokasi kamar Christian Atsu yang tepat, dan kami telah menemukan dua pasang sepatunya."

"Kemarin kami menerima konfirmasi bahwa pencitraan termal menunjukkan tanda-tanda hingga lima nyawa, namun, saya diberitahu bahwa satu-satunya konfirmasi nyata dari kehidupan adalah melalui penglihatan, penciuman dan suara, dan sayangnya kami tidak dapat menemukan Christian."

Demi segera menemukan kliennya, Sechere pun meminta Hatayspor dan Wali Kota Hatay, Lutfu Savas, agar lebih banyak menggunakan sumber daya untuk membantu upaya penyelamatan. 

"Ini adalah situasi yang sulit dan kami sangat berterima kasih kepada semua tim penyelamat Turki dan asing, warga sipil lokal dan sukarelawan atas upaya dan tanggapan mereka dalam menyelamatkan korban," lanjutnya. 

"Namun, kami sangat membutuhkan lebih banyak sumber daya, termasuk penerjemah, di lapangan. Hal-hal bergerak sangat lambat dan, akibatnya, banyak penyelamatan tertunda, dan nyawa hilang karena kurangnya sumber daya yang tersedia untuk pekerja."

“Sangat disayangkan bahwa klub tidak berada di lapangan bersama kami, berdampingan, dalam pencarian Christian. Posisi dan pengaruh mereka, disertai dengan pengetahuan lokal mereka akan sangat membantu."

"Kami memohon kepada presiden klub dan Wali Kota Hatay, Lutfu Savas, untuk menyediakan sumber daya tambahan guna mempercepat upaya penyelamatan sebagai prioritas," ucapnya. 

Baca juga: Mantan Pemain Chelsea Jadi Korban Gempa Turki, Ia Ditemukan di Bawah Reruntuhan Gedung

Artikel ini sudah tayang di Kompas.TV.

Sumber: Kompas TV
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved