Proyek Tol Kertajati Indramayu
Kabar Gembira, Pembangunan Jalan Tol Kertajati - Indramayu Dipercepat, Dimulai Tahun 2023 Ini
Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Indramayu. Pasalnya, pembangunan Tol Kertajati - Indramayu akan dipercepat dan mulai dikerjakan tahun 2023 ini
Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Indramayu. Pasalnya, pembangunan ruas jalan tol dari Kertajati-Indramayu atau Tol Kertajati - Indramayu akan dipercepat dan mulai dikerjakan pada tahun 2023 ini.
Kepastian itu didapat setelah Bupati Indramayu Nina Agustina berkirim surat kepada Kementerian PUPR untuk percepatan pembangunan jalan Tol Kertajati-Indramayu.
Baca juga: Tarif Air Bersih PDAM Indramayu Tahun 2023 Naik, Berikut Informasi Lengkap Daftar Kenaikannya
Jalan tol yang semula masuk dalam rencana umum jaringan jalan tol Jawa Barat dan direncanakan dibangun pada tahun 2025-2029 itu akhirnya dipastikan akan dipercepat.
Dalam suratnya, Nina Agustina meminta agar pembangunan jalan tol bisa dimajukan dalam waktu dekat atau setidaknya pada tahun 2023 ini.
Ia menyampaikan, Tol Kertajati-Indramayu telah masuk dalam SHP (Shapefile) jaringan Tol Jawa Barat.
Sehingga wajar kalau dimohon dilakukan percepatan pembangunan.
SHP atau Shapefila sendiri adalah format data vektor yang digunakan untuk menyimpan lokasi, bentuk, dan atribut dari fitur geografis.
"Membangun jalan tol kan prosesnya panjang, mulai pembebasan lahan sampai pada tahap pembangunan konstruksinya. Makanya kami meminta agar Kementerian PUPR melakukan percepatan," ujar dia, Kamis (2/2/2023).
Nina Agustina menceritakan, surat usulan yang ia kirim sebelumnya diketahui langsung direspon cepat oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI.
Menteri PUPR RI pun melalui Dirjen Binamarga langsung berencana akan melakukan pra studi kelayakan jalan tol Kertajati-Indramayu.
Kegiatan itu ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2023.
Kondisi tersebut, disampaikan Nina Agustina menjadi peluang besar untuk percepatan pembangunannya.
"Melihat kondisi tersebut, peluang percepatan pembangunannya bisa dilakukan dengan mengajak partisipasi pihak swasta melalui skema kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) melalui prakarsa pengusahaan jalan tol," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Tol-Indramayu-Nina-Agustina-Menteri-PUPR-RI.jpg)