Breaking News:

Satpol PP Kabupaten Cirebon Razia Anak Punk di Sejumlah Ruas Jalan

Satpol PP Kabupaten Cirebon menggelar razia anak punk di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Cirebon, langsung digiring ke kantor Satpol PP

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA DOK. SATPOL PP KABUPATEN CIREBON
Tiga anak punk yang terjaring razia saat diamankan Satpol PP Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (20/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Satpol PP Kabupaten Cirebon menggelar razia anak punk di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Para petugas tampak menyisir ruas jalan di sekitar kompleks Pemkab Cirebon hingga sepanjang jalur Pantura dari mulai Plered, Plumbon, Palimanan, dan lainnya.

Dalam razia itu, petugas Satpol PP Kabupaten Cirebon mengamankan anak punk dari simpang empat Taman PKK, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang merupan pintu masuk kompleks Pemkab Cirebon.

Anak punk yang terjaring razia tersebut langsung digiring ke kantor Satpol PP Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk didata.

Baca juga: Viral! Vokalis Band Punk di Majalengka Dianiaya di Pusat Jajanan Leuwimunding, Alami 30 Luka Jahitan

Kasi Opsdal Satpol PP Kabupaten Cirebon, Nova Abda Nugraha, mengatakan, terdapat tiga anak punk yang terjaring razia tersebut.

Pihaknya mengakui, ketiganya diamankan berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah akan aktivitas mereka di kawasan Sumber, Kabupaten Cirebon.

"Kami bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat, dan langsung mengamankan mereka," kata Nova Abda Nugraha saat ditemui seusai kegiatan.

Ia mengatakan, setelah didata mereka akan dilimpahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon untuk dibina agar tidak lagi turun ke jalanan.

Menurut dia, dari hasil pendataan ketiganya juga mengaku sebagai warga Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang nekat kabur dari rumahnya dan turun ke jalan.

"Mereka mengaku kurang kasih sayang, karena orang tuanya broken home, tapi ini alasan klasik karena setiap razia anak punk biasanya sama saja alasannya," ujar Nova Abda Nugraha.

Karenanya, pihaknya bakal menyiagakan personel di berbagai titik, khsusunya wilayah yang menjadi langganan anak punk berkeliaran.

Nova menyampaikan, hal tersebut untuk memaksimalkan pemberantasan penyakit msyarakat (pekat) di Kabupaten Cirebon selain melalui razia yang rutin dilaksanakan.

"Kami merasa kurang maksimal apabila hanya razia, sehingga akan menyebar personel di jalan agar anak punk ini tidak bermunculan lagi," kata Nova Abda Nugraha. (*)

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved