Breaking News:

Murid SD di Cirebon Dicabuli Pamannya Berkali-kali, Begini Kata Kapolres AKBP Ariek Indra Sentanu

Murid SD yang berusia tujuh tahun asal Cirebon dicabuli pamannya sendiri hingga berkali-kali.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu, saat mengintrogasi CR dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (20/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Murid SD yang berusia tujuh tahun asal Cirebon dicabuli pamannya sendiri hingga berkali-kali.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu, mengatakan, paman korban yang berinisial CR (36) telah diamankan dan langsung ditetapkan tersangka.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara tersangka mengaku telah melakukan tindakan bejatnya kepada korban sebanyak tiga kali.

"Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/12/2022) dinihari kira-kira pukul 04.30 WIB," ujar Ariek Indra Sentanu saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (20/1/2023).

Ia mengatakan, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan, yakni pakaian yang dikenakan korban saat kejadian dari mulai baju, celana, dan lainnya.

Saat ini, tersangka berikut seluruh barang bukti juga telah diamankan ke Mapolres Cirebon Kota untuk mejalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara juga diketahui bahwa tersangka melakukan aksi bejatnya di rumah nenek korban yang kondisinya sepi.

"Jadi, tersangka menyelinap ketika kondisi rumah sepi dan melakukan aksi pencabulan terhadap korban," kata Ariek Indra Sentanu.

Ariek menyampaikan, CR juga selalu memaksa dan mengancam korban yang tidak berdaya dan tengah sendirian berada di rumah neneknya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

"Kami menerima laporan pencabulan tersebut dari ibu korban, sehingga segera bertindak cepat dan mengamankan CR," ujar Ariek Indra Sentanu.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved