Breaking News:

Indramayu Tenar dengan Stigma Rangda Cilik Turunan Indramayu atau RCTI, Ketua DPRD:Harus Dihilangkan

Ada stigma mengenai Indramayu karena tingginya angka perceraian, yakni sebutan RCTI.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin, Kamis (19/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin ingin stigma Rangda Cilik Turunan Indramayu atau RCTI harus bisa dihilangkan.

Stigma RCTI yang diartikan sebagai janda muda turunan Indramayu ini diketahui sudah lama melekat di Indramayu karena kasus perceraiannya yang tinggi.

Pada tahun 2022 saja, diketahui jumlah perceraian yang dicatat oleh Pengadilan Agama (PA) Indramayu bahkan mencapai 7.771 perkara.

Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya dispensasi nikah sebanyak 572 anak dibawah 19 tahun. 

Karena menikah dini, mereka juga rentan mengalami perceraian di usia dini pula.

"Kami ingin mengubah stigma ( RCTI) itu, maka negara perlu hadir," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (19/1/2023).

Disampaikan Syaefudin, dalam hal ini, sesuai tugas dan fungsinya, DPRD akan mendorong untuk dibuatkan produk hukum yang dapat mengatur pernikahan.

Sehingga, para pasangan yang hendak menikah sudah siap dari berbagai risiko yang bakal dihadapi kedepannya.

Dengan harapan, hubungan rumah tangga mereka bisa awet dan tidak terjadi perceraian.

"Kami sangat mengharapkan generasi muda yang produktif dan bisa kita banggakan. Maka perlu negara hadir, tidak hanya prihatin tapi ada langkah kongkrit yang dilakukan," ujar dia.

Baca juga: Ratusan Anak di Bawah 19 Tahun di Indramayu Ajukan Nikah Dini, Ketua DPRD Angkat Bicara

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved