Breaking News:

Berita Indramayu

572 Anak Usia Pelajar SMA Hamil di Luar Nikah di Indramayu, Ajukan Dispensasi Nikah Ke PA

Sebanyak 572 anak mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Indramayu sepanjang tahun 2022.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Unicef
Ilustrasi Pernikahan Dini - 572 Anak Usia Pelajar SMA Hamil di Luar Nikah di Indramayu, Ajukan Dispensasi Nikah Ke PA 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 572 anak mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Indramayu sepanjang tahun 2022.

Usia mereka di bawah 19 tahun. Bahkan di antaranya ada yang masih berusia 16 tahun atau setara pelajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Data Mengejutkan! Ribuan Anak Minta Nikah, Ratusan Ada di Majalengka, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Banyak di antara anak-anak itu mengajukan dispensasi menikah karena sudah hamil di luar nikah.

Jumlah ini diketahui juga melebihi jumlah pelajar SMP dan SMA di Ponorogo Jawa Timur yang viral di media sosial, yakni 191 pelajar mengajukan dispensasi nikah karena hamil di luar nikah pada tahun 2022.

Humas PA Indramayu, Dindin Syarief Nurwahyudin, jumlah sebanyak 572 anak di Indramayu mengajukan dispensasi nikah sebenarnya menurun jika dibanding tahun sebelumnya.

Di tahun 2021, jumlah anak yang mengajukan dispensasi nikah bahkan mencapai 625 anak dan tahun 2020 sebanyak 761 anak.

"Walau menurun, angkanya tetap tinggi. Pernikahan dini tetap harus jadi perhatian bersama," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Bukan Karena Perselingkuhan, 7.771 Wanita di Indramayu Jadi Janda Karena Hal Ini

Dindin menyampaikan, kondisi tersebut diduga karena pergaulan yang sudah melewati batas.

Faktor media sosial pun sangat berpengaruh sehingga membuat anak-anak terlalu bebas dalam bergaul.

Dalam hal ini, disampaikan Dindin, walau usaia mereka masih di bawah umur. Akan tetapi, hakim terpaksa mengabulkan permohonan dispensasi nikah tersebut.

Yakni, dengan mempertimbangkan akan ada dampak yang lebih besar jika dispensasi nikah tidak dikabulan.

Seperti nasib janin yang dikandung anak tersebut, hingga sanksi sosial di masyarakat.

Dindin menyampaikan, permasalahan tersebut menjadi persoalan serius yang harus jadi perhatian semua pihak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved