Breaking News:

Tebing 15 Meter di Lingkar Timur Jatigede Sumedang Longsor, Akses Penghubung 2 Kecamatan Lumpuh

Bencana longsor terjadi di kawasan Jalan Lingkar Timur Jatigede, tepatnya di Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Sumedang, Sabtu (14/1/2023) malam. 

Dok BPBD Sumedang
Bencana longsor terjadi di kawasan jalan Lingkar Timur Jatigede, tepatnya di Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Sumedang, Sabtu (14/1/2023) malam 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Bencana longsor terjadi di kawasan Jalan Lingkar Timur Jatigede, tepatnya di Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Sumedang, Sabtu (14/1/2023) malam. 


Peristiwa itu terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan intensitas sedang. 

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini.

"Peristiwa tanah longsor terjadi pukul 19.35, namun BPBD menerima laporan sekitar pukul 22.00. Setelah mendapatkan laporan, satu tim BPBD langsung diserahkan ke lokasi kejadian," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno saat dikonfirmasi TribunJabar.id, Minggu (15/1/2023) dini hari. 


Atang mengatakan, material longsoran tebing setinggi 15 meter itu menutup seluruh bahu jalan hingga mengakibatkan jalan penghubung antara Kecamatan Jatigede dengan Kecamatan Jatinunggal tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor.

Bencana longsor terjadi di kawasan jalan Lingkar Timur Jatigede, tepatnya di Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Sumedang, Sabtu (14/1/2023) malam
Bencana longsor terjadi di kawasan jalan Lingkar Timur Jatigede, tepatnya di Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Sumedang, Sabtu (14/1/2023) malam (Dok BPBD Sumedang)


Meski begitu, ia pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini lantaran saat kejadian jalan dalam kondisi tidak ada pengendara yang melintas. 

"Tidak ada korban jiwa, saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas dan lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga," kata Atang. 


Atang mengatakan, akses jalan Lingkar Timur Jatigede  yang merupakan jalur utama hingga saat ini masih belum bisa dilintasi kendaraan. 


"Kondisi terkini jalan masih dalam penanganan aparat gabungan. hingga saat ini belum bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat," katanya. 


Ia mengimbau pengguna kendaraan untuk mencari jalan alternatif selama penanganan longsor.


"Sementara arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif, " ucapnya. 


"Untuk membersihkan dan membuka akses jalan dari longsor, satu unit alat berat diterjunkan ke lokasi kejadian," kata Atang, menambahkan. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved