Breaking News:

Satpol PP Majalengka Segel Tower Telekomunikasi di Weragati Palasah

Satpol PP dan Damkar Majalengka menyegel menara telekomunikasi belum berizin di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Satpol PP dan Damkar Majalengka menyegel menara telekomunikasi belum berijin di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Satpol PP dan Damkar Majalengka menyegel menara telekomunikasi belum berizin di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/1/2023).


Tower itu disegel karena belum melengkapi syarat dokumen pendirian menara tersebut.


Kasatpol PP dan Damkar Majalengka, Rachmat Kartono mengatakan, kegiatan itu sebagai tindak lanjut laporan dari pihak kecamatan setempat juga dari diskominfo.


Yang mana, menara telekomunikasi itu belum memiliki izin pendirian.


"Kami hari ini melaksanakan giat penertiban dan penyegelan bangunan menara telekomunikasi yg belum memiliki izin."


"Kami melakukan kegiatan tindakan penyegelan atas dasar surat laporan dari kecamatan setempat juga laporan dari diskominfo, landasan kami bergerak atas dasar Perda 10 tahun 2019 berkaitan dengan tertib dalam membangun," ujar Rachmat kepada Tribun, Jumat (6/1/2023).

Satpol PP dan Damkar Majalengka menyegel menara telekomunikasi belum berijin di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/1/2023).
Satpol PP dan Damkar Majalengka menyegel menara telekomunikasi belum berijin di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/1/2023). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)


Disinyalir, bangunan menara itu masih baru.


Namun yang pasti, Satpol PP dan Damkar langsung melakukan penindakan atas laporan tersebut.


"Kami tidak mengetahui secara persis kapan di bangun karena itu disinyalir baru, kami dapat laporan Selasa kemarin dari pihak kecamatan dan hari ini Jumat dapat laporan dari pihak Dinas Kominfo maka kami langsung keluarkan sprint untuk melakukan penegakan aturan," ucapnya.


Satpol PP dan Damkar pun menyegel melalui cara memasang stiker Segel PPNS berwarna kuning dengan tulisan 'disegel'.


Selain itu, garis kuning hitam pun dipasang dipagar yang mengelilingi menara tersebut sebagai tanda bangunan tersebut di segel


Penyegelan tersebut bakal berlaku hingga pihak pendiri menara menunjukkan surat resmi berizin.


"Selain teguran, kami lakukan penghentian sementara terkait proses operasionalnya bahkan pemanggilan pihak perusahaan."


"Jadi perangkat di dalam pagar tidak boleh digunakan dan pagar tidak boleh dibuka sebelum ada arahan dari kami."


"Ini sebagai bentuk penegasan bahwa Pemkab Majalengka akan menindak investor apapun yang tidak taat terhadap aturan-aturan serta ketentuan perundangan, mari berinvestasi di Majalengka namun tetap dengan landasan ketentuan aturan jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved