Breaking News:

Pemilu 2024

Masa Kampanye Belum Mulai, Bawaslu Kota Cirebon Minta Pengurus hingga Simpatisan Parpol Tahan Diri

Bawaslu Kota Cirebon meminta seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai politik untuk menahan diri serta menjaga kondusivitas menjelang Pemilu

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir (kedua kiri), beserta jajaran komisioner saat ditemui di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Cirebon, Jalan P Cakrabuana, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (27/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bawaslu Kota Cirebon meminta seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai politik untuk menahan diri serta menjaga kondusivitas menjelang Pemilu 2024.


Ketua Bawaslu Kota Cirebon, M Joharudin, mengatakan, saat ini masa kampanye belum dimulai meski tahapan Pemilu 2024 telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu.

Baca juga: Bawaslu Kota Cirebon Langsung Gerak, Kumpulkan Bukti soal Munuculnya Bendera Partai Ummat di Masjid


Karenanya, menurut dia, seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai politik harus menjaga etika dan norma ber kampanye demi menjaga keutuhan NKRI.


"Kami mengimbau seluruh parpol untuk bisa menahan diri sebelum memasuki masa kampanye tidak melakukan kegiatan kampanye terbuka," kata M Joharudin saat ditemui di Bawaslu Kota Cirebon, Jalan Sunyaragi, Kota Cirebon, Jumat (6/1/2023).


Ia berharap, seluruh pengurus, kader, dan simpatisan saling menjaga untuk melaksanakan kampanye sesuai aturan yang ditetapkan demi terjaganya kondusivitas daerah.

Baca juga: Mantan Wakil Ketua DPR RI Priyo Santoso Ingatkan Bahayanya Buzzer Jelang Pemilu 2024


Selain itu, hal tersebut juga merupakan amanat dari Undang-Undang Partai Politik yang menjadi sarana demokrasi untuk membangun kesejahteraan masyarakat.


"Ini untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti pembentangan bendera parpol di Masjid At-Taqwa Kota Cirebon beberapa waktu lalu," ujar M Joharudin.


Joharudin menyampaikan, Bawaslu Kota Cirebon telah mengimbau itu ke jajaran pengurus 17 partai politik di Kota Cirebon yang dinyatakan lolos verifikasi Pemilu 2024.


Namun, pihaknya mengakui kala itu Partai Ummat dinyatakan belum memenuhi syarat verifikasi sehingga belum disampaikan imbauan mengenai hal tersebut.


"Saat klarifikasi terkait kejadian kemarin, kami baru memberikan penjelasan mengenai regulasi kepemiluan dan regulasi politik ke sejumlah pengurusnya," kata M Joharudin.


Bahkan, pihaknya juga telah memperingatkan kepada DPD Partai Ummat Kota Cirebon agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.


"Bukan hanya Partai Ummat, peringatan ini juga berlaku bagi seluruh partai politik agar tidak ber kampanye di tempat ibadah agama apapun," ujar M Joharudin.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved