Breaking News:

Sosok

SOSOK Pak Bas, Menteri PUPR yang Trending Gara-gara Jadi Drummer Band Kotak

Basuki Hadimuljono, akrab disapa Pak Bas, viral di media sosial hari ini gara-gara jadi penggebuk drum band Kotak di sebuah panggung musik.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Twitter
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, akrab disapa Pak Bas, trending di media sosial hari ini gara-gara jadi penggebuk drum band Kotak di sebuah panggung musik. 

TRIBUNCIREBON.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, akrab disapa Pak Bas, viral di media sosial hari ini gara-gara jadi penggebuk drum band Kotak di sebuah panggung musik.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang seliweran di TikTok juga di Twitter, terlihat Pak Bas mengiringi Tantri dan band Kotak menyanyikan lagu Beraksi.

Penampilan band Kotak dan Pak Bas di atas panggung mendapat sambutan meriah dari penonton.

Keandalan Pak Bas menggebuk beduk Inggris itu membuat warganet berdecak kagum. 

Berikut ini sosok, profil dan biodata Pak Bas yang dikuitip dari portal pu.go.id: 

Nama : Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc
Jabatan : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Tempat/Tahun Lahir : Surakarta/1954

Pendidikan Formal

Teknik Geologi, Universitas Gajah Mada, 1979
Master of Science, Civil Engineering Colorado State University, USA, 1989
Doctor of Philosophy, Civil Engineering, Colorado State University, USA, 1992

Riwayat Jabatan

Proyek Pengembangan Air Tanah Jawa Tengah (1981-1984)
Proyek Pengembangan Air Tanah Nusa Tenggara Timur (1985-1993)
Pimpro Induk Pengelolaan Wilayah Sungai (PWS) Ciliwung Cisadane (2000-2001)
Direktur Wilayah Tengah, Ditjen Sumber Daya Air (2001-2002)
Kepala Biro Perencanaan & Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal (2002-2003)
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (2003-2005)
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (2005-2007)
Inspektur Jenderal (2007-2013)
Direktur Jenderal Penataan Ruang (2013-2014)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2014-Sekarang)

Tugas Khusus Nasional
Deputi Operasi Pengembangan Lahan Gambut (PLG ) 1 Juta hektar di Kalimantan Tengah (1997 – 1998)
Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh (2004 - 2005)
Ketua Tim Independen Penanggulangan Kerusakan Jalan Tol Purbaleunyi (2006)
Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua (2006)
Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (2006 - 2007)
Penanggung Jawab Infrastruktur Asian Games 2018 (2015 - 2018)

Keanggotaan Organisasi Profesi
Anggota Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) (2005 – Sekarang)
Anggota Dewan Pakar Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) (2008 – Sekarang)
Ketua BSA Himpunan Ahli Teknik Hidrolik (HATHI)
Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Commision on Irrigation and Drainase – Indonesia (2007 – Sekarang)
Presiden Network for Asia River Basin Organization (NARBO) (2003-2005,2005-2007)
Senior Advisor Network for Asia River Basin Organization (NARBO) (2007-sekarang)
Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (KATGAMA) (2005 – 2007)
Vice President International Commission on Irrigation and Drainage (ICID) (2013 – 2015)
Ketua Umum Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) (2015 – Sekarang)
Ketua Umum Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) (2017 – Sekarang)

Tanda Penghargaan
Piagam Penghargaan Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum (1995)
Penghargaan Dharma Widya Argya Dalam Menyumbangkan Ilmu Pengetahuan Untuk Kemanusiaan di Bidang Kebencanaan (2015)
Penghargaan The Asean Federation of Engineering Organization (AFEO) (2016)
International Lifetime Contribution Award dari Japan Society of Civil Engineering (JSCE) (2017)
Perekayasa Utama Kehormatan (PUK) Bidang Infrastruktur dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) (2017)
Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB) (2017)
Penghargaan Tokoh Perubahan dari Republika (2018)
Bintang Bhayangkara Utama dari Kepolisian Republik Indonesia (2018)
Anugrah Herman Johannes Award dari Universitas Gadjah Mada (2018)

Prestasi Inovasi Teknologi/Kerekayasaan Bidang Sumber Daya Air (Pengelolaan Sumber Daya Air)
9 Bendungan diselesaikan (Payaseunara, Nipah, Bajulmati, Jatigede, Titab, Rajui, Teritip, Raknamo dan Tanju)
49 Bendungan kini sedang dikerjakan secara paralel
860.015 ha Jaringan irigasi baru dibangun
Lebih dari 1.000.000 ha rehabilitasi jaringan irigasi
Prestasi Inovasi Teknologi/Kerekayasaan Bidang Konektivitas (Jalan dan Jembatan)
Pengoperasian 132,2 km tol baru pada tahun 2015; 44 km tol baru pada tahun 2016; 156,6 km tol baru pada tahun 2017; dan 110,3 km tol baru hingga Agustus 2018  (antara lain Akses Tanjung Priuk, Soreang – Pasir Koja, Pejagan – Pemalang, Kertosono – Mojokerto, Mojokerto – Surabaya)
Penyelesaian Jembatan Bentang Panjang (Jembatan Merah Putih, Jembatan Pak Kasih Tayan, Jembatan Petuk, dan Jembatan Sigandul), Penyelesaian 4 flyover di Brebes mendukung Jalur Lebaran 2017 dan penyelesaian flyover Antapani dengan teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP)
Pembangunan 14 buah jembatan gantung
Prestasi Inovasi Teknologi/Kerekayasaan Bidang Perumahan & Permukiman (Peningkatan Kualitas Perumahan Dan Infrastruktur Kawasan Permukiman)
Pembangunan SPAM Regional Umbulan (dimulai 2017)
Renovasi dan pembangunan 33 venue di DKI Jakarta, Sumatera Selatan dan Jawa Barat
Pembangunan 44.893 unit Rusun di seluruh Indonesia
Pembangunan Perpustakaan Apung di Tambak Lorok Semarang, Jateng
Pemanfaatan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) pada pembangunan sekolah di Aceh dan rumah di Lombok
Pembangunan 473.165 unit Rumah Swadaya
Pembangunan 22.358 unit Rumah Khusus

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved