Breaking News:

Banjir Rob di Indramayu

Banjir Rob Terjang Indramayu, Ada 5 Kecamatan Terdampak, Warga pun Mengungsi

Kondisi terparah akibat banjir rob Indramayu terjadi di wilayah Kecamatan Kandanghaur tepatnya di Desa Eretan Kulon, Eretan Wetan, dan Kertawinangun.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Bencana banjir rob yang melanda wilayah Pesisir Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (1/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Banjir rob menerjang permukiman warga di pesisir Kabupaten Indramayu.

Sedikitnya ada 5 kecamatan yang terdampak bencana banjir rob tersebut, meliputi Kecamatan Kandanghaur, Patrol, Sukra, Cantigi, dan Arahan.

Adapun kondisi terparah terjadi di wilayah Kecamatanbl Kandanghaur tepatnya di Desa Eretan Kulon, Desa Eretan Wetan, dan Kertawinangun.

Baca juga: Kota Semarang Disergap Banjir, Warga Diminta Waspadai Cuaca Buruk di Akhir Tahun

Para warga yang terdampak pun terpaksa harus mengungsi.

Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, mereka mengungsi sementara di Balai Desa Kertawinangun yang lokasinya lebih aman.

"Memang ini sudah menjadi bencana tahunan, tapi memasuki tahun 2023 ini angin sangat besar sekali dan cuaca terlalu ekstrem sehingga warga mengungsi di Balai Desa," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat mengunjungi posko pengungsian, Minggu (1/1/2023).

Karena kondisi tersebut, disampaikan Nina Agustina, pemerintah daerah menetapkan status siaga bencana sampai dengan 3 Januari 2023.

Pihaknya pun akan terus memantau kondisi bencana alam hingga kondisi bisa benar-benar aman.

Baca juga: WARNING BMKG Cuaca Ekstrem Jawa Barat: Mulai Gelombang Tinggi, Banjir Rob hingga Rekomendasinya

Di tempat pengungsian juga disiagakan sejumlah petugas, mulai dari relawan kebencanaan hingga petugas medis.

Bantuan logistik pun, kata Nina Agustina terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan para warga yang terdampak bencana.

"Alhamdulillah sekarang ini sudah mulai surut, tapi tetap ini sudah dalam 2 hari terakhir terus turun hujan," ujar dia.

Banjir rob besar yang menerjang pesisir Eretan Indramayu ini diketahui pertama kali terjadi pada Sabtu (31/12/2022) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi.

Ribuan rumah warga pun terdampak dan terendam banjir setinggi 50-130 centimeter.

"Kami juga mendapat laporan ada 21 rumah warga yang rusak atau roboh," ujar dia.

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved