Ratusan Guru di Kabupaten Cirebon Pensiun Tahun Depan, Bupati Akui Masih Kekurangan Guru
Ratusan guru yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bakal pensiun pada tahun depan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ratusan guru yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bakal pensiun pada tahun depan.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya pada tahun depan jumlah guru yang pensiun pada 2023 mencapai 600-an orang.
Menurut dia, guru-guru tersebut merupakan kepala sekolah maupun tenaga pengajar di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Pemda Indramayu Salurkan BLT Untuk Para Siswa dan Guru Tak Mampu
"Tahun ini, jumlah guru yang pensiun juga hampir sama seperti tahun depan," kata Imron Rosyadi saat ditemui usai memimpin pelantikan pejabat fungsional di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (29/12/2022).
Ia mengatakan, banyaknya guru dan kepala sekolah yang pensiun tersebut membuat Kabupaten Cirebon kekurangan tenaga pengajar.
Bahkan, pihaknya mengakui setiap mengunjungi sekolah kerap menerima keluhan mengenai kurangnya tenaga guru di sekolah tersebut.
Namun, upaya Pemkab Cirebon dalam memenuhi kebutuhan guru masih dalam tahap pengusulan, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Jadi, kondisi guru di Kabupaten Cirebon saat ini tidak sesuai antara kebutuhan dan eksistingnya, sedangkan pengajuan PPPK jumlah formasinya dari pusat," ujar Imron Rosyadi.
Baca juga: DPRD Kota Cirebon Targetkan Penerimaan PPPK Guru Kategori P3 Selesai Tahun Depan
Imron menyampaikan, program merger sekolah yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon sangat bagus untuk mengatasi problem tersebut.
Karenanya, program merger sekolah itu merampingkan struktur tetapi mempunyai fungsi yang kaya sehingga dinilai sangat ideal.
"Namun, kami berharap jumlah guru di Kabupaten Cirebon yang hingga kini masih kekurangan, pada tahun depan bisa ditambah," kata Imron Rosyadi.