Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Gempa Bumi Cianjur

Setelah 2 Kali Diguncang, Cianjur Kembali Dilanda Gempa M 2,9, Ini Penjelasan BMKG

Setelah dua kali mengguncang, Cianjur kembali digoyang gempa bumi, Rabu (21/12/2022), sore ini.

Tayang:
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
BMKG
Setelah 2 Kali Diguncang, Cianjur Kembali Dilanda Gempa M 2,9, Ini Penjelasan BMKG 

TRIBUNCIREBON.COM - Setelah dua kali mengguncang, Cianjur kembali digoyang gempa bumi, Rabu (21/12/2022), sore ini.

BMKG mencatat kekuatan gempa Cianjur yang terjadi pukul 15.59 WIB itu mencapai Magnitudo 2,9.

Gempa tersebut berpusat di darat, sekitar 5 Km Barat Laut Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Baru Saja Gempa Guncang Cianjur Lagi, BMKG: Kedalaman 10 Km Dirasakan di Cugenang

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Gempa tersebut dikatakan BMKG dirasakan di Karangtengah, Ciherang, Cianjur, Cugenang, Cipanas, Cilaku, Warungkondang, dan Bayongbong, dengan skala MMI II-III.

"UPDATE Info Gempa Mag:2.9, 21-Dec-22 15:59:21 WIB, Lok:6.82 LS - 107.09 BT (5 km BaratLaut KAB-CIANJUR-JABAR), Kedlmn: 10 Km, dirasakan Di Karangtengah, Ciherang, Cianjur, Cugenang, Cipanas, Cilaku, Warungkondang, Bayongbong, II-III MMI ::BMKG," tulis akun @bmkgwilayah2, Rabu (21/12/2022).

Sementara itu BMKG pusat pun menginformasikan di laman warning.bmkg.go.id:

  • Lokasi GempaPusat gempa berada di darat 5 km barat laut kab.Cianjur
  • Wilayah Dirasakan (Skala MMI)II - III Karangtengah, II - III Ciherang, II - III Cianjur, II - III Cugenang, II - III Cipanas, II - III Cilaku, II - III Warungkondang, II - III Bayongbong
  • ArahanGempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
  • Saran BMKG Hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi

Sebelumnya, Cianjur diguncang gempa dua kali dengan jeda sekitar 1 jam,

BMKG mencatat gempa tersebut terjadi pada pukul 12.18 WIB dan 13.28 WIB.

Kekuatan gempa tersebut yang pertama Magnitudo 2,1 dan yang kedua Magnitudo 2,0.

Baca juga: Gempa M 4,8 Guncang Malang, BMKG Sebut Berpotensi Terjadi Gempa Susulan

Gempa pertama berpusat di darat, sekitar 6 Km Barat Laut Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

BMKG menyebutkan gempa tersebut dirasakan di Cugenang dengan guncangan Skala MMI III.

BMKG juga mengimbau agar masyarakat hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.

#Gempa (UPDATE) Mag:2.1, 21-Des-22 12:18:27 WIB, Lok:6.81 LS, 107.08 BT (Pusat gempa berada di darat 6 km barat laut Cianjur), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III Cugenang #BMKG," tulis akun @infoBMKG di Twitter, Rabu (21/12/2022).

Sementara gempa kedua berpusat di darat, sekitar 2 Km Tenggara Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Info Gempa Mag:2.0, 21-Dec-22 13:28:40 WIB, Lok:6.83 LS - 107.16 BT (2 km Tenggara KAB-CIANJUR-JABAR), Kedlmn: 10 Km ::BMKG," tulis akun @bmkgwilayah2 di Twitter, Rabu (21/12/2022).

Masa Tanggap Darurat Bencana Dihentikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memutuskan tidak memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana gempa bumi

Untuk diketahui masa tanggap darurat bencan gempa bumi berakhir pada Selasa (20/12/2022). Meski demikian pencarian korban hilang masih dilakukan. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat kordinasi antara Pemkab Cianjur dan BNPB masa tanggap darurat bencana sudah berakhir. 

Baca juga: Terjadi Tanah Ambles dan Longsor di Desa Galudra, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Akibat Hujan Deras

"Jadi berdasarkan rapat Pak Bupati dengan Deputi BNPB masa tanggap darurat bencana gempa bumi sudah berakhir, terhitung pada Selasa (20/12/2022), dan tidak diperpanjang," kata dia pada wartawan, Selasa (20/12/2022). 

Meski masa tanggap darurat bencana gempa sudah berakhir, namun lanjut dia upaya pencarian terhadap sejumlah korban hilang akan tetap dijalankan. 

"Karena ini sifatnya operasi kemanusiaan, dan adanya permohonan dari keluarga korban yang hilang meminta agar pencarian terus dilakukan," katanya. 

Fatah menjelaskan, pasca masa tanggap darurat bencana gempa yang telah berakhir. Namun saat ini telah sudah mulai memasuki tahapan pemulihan pasca bencana. 

"Sekarang penanganan beralih ke tahap transisi darurat pemulihan dengan tetap memperhatikan korban gempa yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian," katanya. 

Baca juga: Gempa M 2,5 Kembali Guncang Cianjur, BMKG Mencatat Pagi Tadi Pun Sempat Diguncang

Pihaknya mengatakan, Pemkab Cianjur saat ini tengah berupaya agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa. Sehingga tidak lama tinggal dipengungsian. 

"Sudah mulai transisi pemulihan. Kita melakukan upaya penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan bagi korban yang berada ditenda-tenda terpusat," kata dia. 

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Cianjur per Selasa (20/12/2022) jumlah korban meninggal dunia tercatat 602 jiwa, lima masih dalam pencarian. 

Baca juga: Korban Jiwa Yang Berhasil Teridentifikasi Akibat Gempa Bumi Cianjur Bertambah Jadi 161

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved