Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Heboh Bola Api Terbang Diduga Banaspati di Cirahayu Kuningan, Ini Kata Kades Supiyana

Video heboh bola api terbang yang dianggap Banaspati dan terjadi di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kuningan ditanggapi kepala desa

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tangkapan video viral di Kuningan
Video bola api terbang malam hari membuat warga di Kuningan heboh. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIRENON.COM,KUNINGAN - Video heboh bola api terbang yang dianggap Banaspati dan terjadi di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kuningan membuat orang pertama di desa setempat angkat bicara.

"Awalnya gak tahu bahwa video heboh bola api terbang itu terjadi. Namun akhirnya, video  heboh yang terjadi di sekitar desa kami berhasil di telusuri secara fakta dalam video tersebut," kata Supiyana, Kepala Desa Cirahayu saat memberikan keterangan perihal kejadian video heboh tersebut, Jum'at (9/12/2022).

Supiyana menyebut, warna merah seperti bola api terbang itu diyakini bukan hal aneh atau dianggap Banaspati.

"Setelah beberapa hari, saya telusuri bahwa video tersebut itu bukan Banaspati yang banyak dianggap warga demikian. Namun dalam video bola api terbang itu merupakan tanda bahaya yang ditembak oleh warga tetangga desa," katanya.

Video bola api terbang malam hari membuat warga di Kuningan heboh.
Video bola api terbang malam hari membuat warga di Kuningan heboh. (Tangkapan video viral di Kuningan)

Menurutnya, penembakan tanda bahaya hingga seperti bola api terbang, itu dilakukan oleh warga tetangga desa, yang baru pulang dari lokasi kerjanya di perairan laut lepas.

"Iya, jadi video bola api terbang itu akibat tembakan darurat yang biasa digunakan di laut lepas. Jelasnya, tindakan penembakan tanda bahaya itu dilakukan oleh pelaut yang baru datang dan kebetulan si pelaut itu warga tetangga desa," katanya.

Intinya, kata Supiyana bahwa video bola api terbang itu bukan sesuatu berbau mistis.

Namun itu benar bola bercahaya merah yang biasa digunakan dalam keadaan darurat untuk mendapat pertolongan. 

Diberitakan sebelumnya, video bola api terbang membuat warga di Kuningan heboh.Terlebih dalam video itu terlihat jelas mengeluarkan warna merah persis kobaran api saat bereaksi.

Hebohnya video bola api terbang, sontak mengundang perhatian warga hingga ada yang menyebut bahwa itu banaspati atau Kamangmang (roh jahat), yang biasa melakukan ancaman dan teror lingkungan masyarakat.

Dalam video berdurasi 18 detik itu, muncul suara warga yang selalu ingat pada nama kebesaran sang khalik alias terus berzikir dengan menyebut, "Allahu Akbar, Allahuakbar, ya Allah," ungkap warga dalam video tersebut.

Terpisah, Andini (37) warga Kuningan, mengaku memiliki video tersebut. Ia mengatakan, peredaran video itu sebenarnya terjadi pada malam hari dan terjadi di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung.

"Ya, berdasarkan info kami terima. Video bola api terbang itu awal terjadi di Desa Cirahayu, kebetulan ada teman saya disana membenarkan bahwa di lingkungan permukiman warga itu ada bola api terbang," ujarnya.

Kabar bola api bak Banaspati yang disebut warga, Andini mengaku tidak mengetahui persis istilah penamaan tersebut.

"Saya gak ngerti, bola api terbang itu Banaspati atau Kamangmang. Namun, yang jelas banyak orang menyebut Banaspati dan kamangmang begitu sih," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved