Breaking News:

Kecelakaan di Cipali KM 91

Mobil Pembawa Bantuan Korban Gempa dari Indramayu Kecelakaan di Cipali KM 91, 1 Meninggal

Mobbil pembawa bantuan gempa Cianjur asal Indramayu mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Cipali KM 1

Dok PJR Tol Cipali
Kendaraan pembawa bantuan gempa Cianjur asal Indramayu mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Kilometer 91 di wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang pada Rabu (7/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi


TRIBUNCIREBON.COM, PURWAKARTA - Mobil pembawa bantuan gempa Cianjur asal Indramayu mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Kilometer 91 di wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang pada Rabu (7/12/2022) sekitar 09.30 WIB.

Peristiwa kecelakaan maut tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.


Kanit PJR Tol Cipali, Ipda Raden Nugraha mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi ketika Bus PO Setia Negara dengan nomer polisi B 7896 TGC melaju di jalur B atau dari Cirebon menuju Jakarta. 


"Setiba di TKP KM 91, bus tersebut diduga kurang antisipasi dan menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan bak terbuka yang membawa barang bantuan gempa Cianjur yang dikemudikan oleh Suranta (40)," ucapnya kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).

Kendaraan pembawa bantuan gempa Cianjur asal Indramayu mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Kilometer 91 di wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang pada Rabu (7/12/2022).
Kendaraan pembawa bantuan gempa Cianjur asal Indramayu mengalami kecelakaan maut di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Kilometer 91 di wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang pada Rabu (7/12/2022). (Dok PJR Tol Cipali)


Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, mobil bak terbuka langsung terguling setelah ditabrak oleh bus tersebut. Sehingga, penumpang bernama Tasa (40) meninggal dunia. 


"Setelah mendapatkan hantaman keras dari bus dan terguling di TKP, mobil bak terbuka dengan nomer polisi E 8546 QE yang membawa bantuan Cianjur ditabrak kembali oleh minibus sehingga penumpang tak terselamatkan," ucapnya.


Raden mengatakan, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak untuk penanganan medis lebih lanjut.

Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan.


Diketahui, mobil bantuan yang alami kecelakaan tersebut merupakan rombongan dari Indramayu untuk memberikan bantuan ke korban gempa Cianjur.

Kamaludin (36), salah satu rombongan relawan yang berangkat mengatakan bahwa pada hari ini, Rabu (7/12/2022), rombongan relawan dari Indramayu sebanyak 6 mobil berangkat menuju Cianjur untuk memberikan berbagai macam bantuan untuk korban gempa Cianjur.


"Jadi kami rombongan 6 mobil dari Indramayu membawa berbagai macam bantuan, ada makanan ringan, air minum dan tiker," ucapnya.


Akibat dari kecelakaan MAUT tersebut, Kamaludin mengatakan bahwa rombongannya kembali ke Indramayu dan tidak jadi menuju Cianjur.


"Tadi kami memutuskan untuk kembali ke Indramayu dan fokus untuk kerabat kami yang kini menjadi korban," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved