Breaking News:

Rohimah Korban Majikan Kini Sudah Sembuh Total, Wabup Garut: Sudah Mandiri dan Usahanya Berkembang

Rohimah (29), warga Limbangan Kabupaten Garut, yang pernah mengalami penyiksaan oleh majikannya sendiri di Bandung Barat, kini sudah hidup normal.

Editor: Machmud Mubarok
Dokumentasi/Yogi Budiman
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat menengok kondisi terkini Rohimah korban penganiayaan majikan. Selasa (6/12/2022). Ia memberikan bantuan modal dari PNS Korpri Kabupaten Garut untuk pengembangan usaha Rohimah. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Rohimah (29), warga Limbangan Kabupaten Garut, yang pernah mengalami penyiksaan dan penyekapan oleh majikannya sendiri di Bandung Barat, kini sudah hidup normal.

Kondisi Rohimah saat ini telah pulih dan mulai beraktivitas di kampung halamannya di Garut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat melihat kondisi terkini Rohiman di kampung halamannya di Kampung Cinangor, Desa Pengeureunan, Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Alhamdulillah ibu Rohimah ini sekarang boleh dikatakan sudah mandiri, karena membuka warung di depan rumahnya modal dari Kementerian Sosial," ujarnya, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Rohimah ART yang Disiksa Majikan di KBB, Kini Punya Warung di Kampungnya, Diserbu Pembeli

Warung milik Rohiman menurutnya terus mengalami perkembangan sejak pertama kali dibuka saat dirinya pulang ke kampung halamannya.

Helmi menyebut, dalam kunjungannya ia menyerahkan amanat dari para pegawan negeri sipil di Garut berupa bantuan modal untuk Rohimah.

"Kita dari urunan PNS Korpri Kabupaten Garut memberikan sumbangan untuk menambah modal warung yang sudah berdiri," ucapnya.

Bantuan tersebut menurutnya diharapkan bisa membantu mengembangkan usaha Rohimah sehingga dirinya bisa terus mandiri di kampung halamannya.

"Warungnya milik Rohimah alhamdulillah terus berkembang terus belanja juga," ucapnya.

Sebelumnya Rohimah sempat viral terkait peristiwa penyekapan yang dialami Rohimah terjadi di rumah majikannya di Perumahan Bukit Permata, Blok G1, RT 04/22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ia berhasil diselamatkan warga sekitar yang sebelumnya curiga dengan kondisi suasana rumah majikannya yang sering terdengar suara menangis.

Warga sekitar membongkar rumah tersebut pada Sabtu (29/10/2022) dan mendapati Rohimah dalam kondisi memprihatinkan, wajahnya penuh luka penganiayaan.

Kedua majikannya yakni Yulio Kristian (29) dan Loura Francilia (29).

Kini kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Keduanya terancam hukuman 10 tahun penjara karena dijerat dengan Pasal 333 dan 170 jo 351 KUHP subsider pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved