Breaking News:

Kronologi di Balik Tak Disahkannya APBD 2023 Indramayu, DPRD: Bupati Tak Hadiri Rapat, TAPD Tak Siap

DPRD Indramayu pun mencurigai ada sesuatu"Ini ada apa, kami juga mempertanyakan," ujar Syaefudin, Ketua DPRD.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
DPRD Indramayu saat menggelar konferensi pers perihal gagal disahkannya APBD 2023 Indramayu, Selasa (6/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - DPRD Indramayu mengakui dengan gagal disahkannya Perda APBD 2023 akan sangat berdampak pada pembangunan di Kabupaten Indramayu.

Legislatif tidak merinci pembangunan strategis apa saja yang nantinya akan terhambat. Hanya saja, dampaknya akan merugikan masyarakat.

Mengingat, anggaran yang nantinya digunakan pada 2023 nanti terpaksa bakal menggunakan kembali anggaran indikatif tahun sebelumnya dengan mengacu peraturan kepala daerah. Nominalnya tidak ada peningkatan.

Pada hari ini, para Ketua Fraksi DPRD Indramayu pun menggelar konferensi pers menjelaskan perihal gagal disahkannya APBD 2023 Indramayu.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin menjelaskan, upaya maksimal sebenarnya sudah dilakukan DPRD agar Perda APBD 2023 bisa disahkan.

"Kami bahkan sampai datang ke Pendopo pada tanggal 29 November agar pada batas akhir di 30 November 2022 kemarin bupati bisa hadir untuk penyelarasan dan persetujuan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (6/12/2022).

Syaefudin menyampaikan, pihaknya yang saat itu ditemui Sekda Indramayu Rinto Waluyo, bahkan sampai meminta tolong sebanyak 3 kali agar TAPD dan Bupati Indramayu bisa hadir demi kelancaran pengesahan APBD 2023.

Namun, lanjut Syaefudin, hingga malam hari ketika rapat paripurna digelar, Bupati Indramayu tidak bisa hadir dan hanya diwakilkan oleh Sekda Indramayu.

Pada detik-detik terakhir itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Indramayu juga tidak mampu menyampaikan kerangka anggaran.

Tidak adanya kerangka anggaran inilah yang membuat DPRD tidak bisa ketuk palu dan Perda APBD 2023 gagal disahkan.

"Kalau kita paksakan ketuk palu, angka apa yang kita sahkan? Nanti malah jadi angka gaib," kata Ketua DPRD dari APBD 2023.

DPRD Indramayu juga mempertanyakan kejadian tersebut bisa terjadi.

Padahal, kata Syaefudin, komunikasi yang dibangun antara legislatif dan eksekutif berjalan dengan lancar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved