Jelang Nataru, Polres Majalengka Bakal Gelar Operasi Pekat 2022 Selama 100 Hari
Jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, jajaran Polres Majalengka akan melaksanakan operasi pekat Lodaya 2022.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, jajaran Polres Majalengka akan melaksanakan Operasi Pekat Lodaya 2022.
Operasi Pekat Lodaya 2022 akan digelar selama 10 hari.
Kegiatan dilaksanakan dari 7 Desember sampai dengan 17 Desember 2022.
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengatakan, Operasi Pekat Lodaya 2022 ini bertujuan untuk mencegah penyakit masyarakat.
Seperti prostitusi, minuman keras, judi, narkoba, premanisme dan lain-lain.
Baca juga: Empat Wanita Kepergok Lagi Pesta Miras Saat Satpol PP Kabupaten Cirebon Gelar Razia Pekat
"Polri dalam hal ini Polres Majalengka akan menggelar operasi pekat atau penyakit masyarakat dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 17 Desember 2022 dalam rangka mengantisipasi ataupun cipta kondisi untuk persiapan operasi Natal dan Tahun Baru," ujar Edwin kepada media, Selasa (6/12/2022).

Sebelum pelaksanaannya, pihak telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral Operasi Lilin Lodaya 2022.
Yang mana, pihak terkait seperti Ketua DPRD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Disparbud dan lain sebagainya juga dilibatkan.
Dalam kegiatan itu, jelas dia, Kapolres meminta agar personil yang terlibat operasi dapat memahami serta mengetahui tugas dan tanggungjawabnya.
"Tujuan dilaksanakan rakor tersebut agar para pihak yang terlibat secara teknis akan membahas kegiatan pengamanan persiapan operasi Natal dan Tahun Baru," ucapnya.
Baca juga: Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Cirebon Terjaring Razia Pekat, Langsung Disanksi Denda
Edwin menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan kegiatan rekayasa arus lalu lintas dalam pengamanan perayaan natal dan tahun baru.
Terutama di jalan tol dan di lokasi wisata, seperti di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.
"Diharapkan koordinasi antar satuan atau lembaga tetap berjalan dengan baik dan saling mendukung."
"Laksanakan tugas dengan maksimal sesuai dengan prosedur, sehingga apa yang Kita lakukan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan apapun," jelas dia.