Komisi II DPRD Kota Cirebon Evaluasi Capaian Kinerja BPR Bank Cirebon 2022
Komisi II DPRD Kota Cirebon menggelar rapat kerja bersama Perumda BPR Bank Cirebon membahas laporan capaian kinerja tahun 2022
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi II DPRD Kota Cirebon menggelar rapat kerja bersama Perumda BPR Bank Cirebon membahas laporan capaian kinerja tahun 2022, Senin (5/12/2022).
Rapat kerja yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, itu, jajaran direksi Perumda BPR Cirebon juga memaparkan rencana kerja tahun 2023.
Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso, mengatakan, capaian kinerja pada tahun 2022 Perumda BPR Bank Cirebon, di antaranya, peningkatan aset perusahaan dan pengawasan internal.
Menurut dia, dari laporan yang dipaparkan, ada peningkatan aset Perumda BPR Bank Cirebon selama 2022, yakni sebesar 6,78 persen dan total asetnya mencapai Rp 203 miliar.
"Pada 2023, Perumda BPR Bank Cirebon pun menargetkan adanya peningkatan sebesar 12 persen, dan kami optimistis target tersebut bisa menambah nilai aset hingga Rp 220 miliar," kata Karso saat ditemui seusai kegiatan.

Pasalnya, saat ini Perumda BPR Bank Cirebon sudah menjaring nasabah dengan program tabungan anak sekolah dan tabungan pasar.
Di sisi lain, target pengucuran debet nasabah pada 2023 dikurangi, karena ada pembiayaan pembangunan gedung baru Perumda BPR Bank Cirebon sebesar Rp 10 miliar.
Ia mengatakan, gedung baru yang akan dibangun itu berlokasi di Jalan Singsingamaraja, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.
"Insyaallah, tanah yang akan dijadikan bangunan kantor BPR Bank Cirebon itu statusnya sudah dalam posisi hak pakai," ujar Karso.
Karso menyampaikan, saat ini prosesnya pun sudah dalam tahap peralihan menjadi hak guna bangunan di BPN, sehingga nantinya bakal menjadi hak milik Bank Cirebon.
Sementara, Direktur Perumda BPR Bank Cirebon, Didi Gunadi, mengatakan, catatan evaluasi kali ini, Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta peningkatan layanan digitalisasi untuk memudahkan transaksi bagi nasabah.
Termasuk membuat aplikasi atau platform pembayaran multiguna, dari mulai pembayaran listrik, PDAM, hingga transaksi lainnya.
"Itu untuk memudahkan nasabah bertransaksi, karena jangan sampai gedungnya sudah bagus tapi layanannya tertinggal dari bank-bank lain," kata Didi Gunadi.