Breaking News:

Berkaca dari Pandemi, BUMD Jabar Ini Fokus Tangani Limbah Medis, Implementasikan 3C

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan sesuai dengan tugasnya untuk melaksanakan pembinaan penanganan limbah medis

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Muhamad Syarif Abdussalam
Berkaca pada penanganan Covid-19, BUMD Jabar PT Jasa Medivest (Perseroan) tengah fokus menjadi perusahaan jasa pengelolaan limbah B3 serta limbah B3 medis yang bersumber dari fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Berkaca pada penanganan Covid-19, BUMD Jabar PT Jasa Medivest (Perseroan) tengah fokus menjadi perusahaan jasa pengelolaan limbah B3 serta limbah B3 medis yang bersumber dari fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Manajemen perseroan yang kini dinakhodai Beni Cahyadi ini mengedepankan tiga value utama dalam mengimplementasikan pertumbuhan bisnisnya melalui 3C, yakni comply, competitive, dan care

“Comply berarti Jasa Medivest patuh terhadap regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," kata Direktur PT Jasa Medivest Beni Cahyadi, Rabu (30/11/2022).

Competitive berarti jasa layanan Jasa Medivest terbaik dan berkualitas dengan orientasi kepuasan pelanggan. Sementara Care berarti Jasa Medivest peduli terhadap insan Perseroan guna mencapai pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Menyikapi tantangan pertumbuhan value bisnisnya kedepan, Jasa Medivest senantiasa berkomitmen untuk menggenjot inovasi teknologi mesin incinerator agar lebih efisien dan lebih ramah terhadap lingkungan, dengan tetap memperhatikan implementasi kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (MK3L/QHSE).

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan sesuai dengan tugas dari Dinas Kesehatan untuk melaksanakan pembinaan penanganan limbah medis, pihaknya selalu mendorong Fasilitas Pelayanan Kesehatan agar dapat melaksanakan pengelolaan limbah medis dengan baik.

"Antara lain dengan melakukan pertemuan, bimbingan teknis, orientasi dan monitoring evaluasi pelaksanaan pengelolaan limbah medis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar Prima Mayaningtyas menambahkan amanat Undang-undang Dasar Republik Indonesia 1945, lingkungan adalah hajat hidup orang banyak.

Sehingga, kalau semua pihak menjaga lingkungan dengan baik, pembangunan berkelanjutan untuk bisa mendukung kehidupan masyarakat akan berlangsung secara baik.

Maka dari itu, menurutnya pengelolaan limbah B3 medis menjadi penting untuk menjadi perhatian bersama, sementara Fasyankes berfokus pada pelayanan Kesehatan.

"Apresiasi kami untuk kiprah PT Jasa Medivest, pengelola limbah B3 medis yang senantiasa terdepan. Saya percaya dan sudah terbukti, Jasa Medivest merupakan pengelola limbah medis yang tepat menuju lingkungan yang sehat. Sukses untuk Jasa Medivest,” katanya.

Sebagai apresiasi pada pelanggan PT Jasa Medivest juga memberikan awarding melalui kategori loyalty award, Excellent Partnership Award dan Constructive Ideas Award.

Adapun, RSUD Al-Ihsan berhasil mendapatkan penghargaan loyalty award, PT Medion Farma Jaya mendapatkan penghargaan Excellent Partnership Award dan RSUD R.Syamsudin,SH mendapatkan penghargaan Constructive Ideas Award.

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved