Breaking News:

Wanita Pembuang Bayi Dinikahkan di Polres Majalengka Dengan Pria yang Menghamilinya

Ibu berinisial DSA (19), pembuang bayi di toilet pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dinikahkan di Polres Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ibu berinisial DSA (19), pelaku pembuang bayi di toilet pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dinikahkan secara sah dengan pria yang menghamilinya, DF (22) di Polres Majalengka, Kamis (24/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Ibu berinisial DSA (19), pelaku pembuang bayi di toilet pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dinikahkan di Polres Majalengka, Kamis (24/11/2022).


DSA yang ditahan polisi ini dinikahkan secara sah dengan pria yang menghamilinya, DF (22).


Prosesi pernikahan berlangsung haru dan khidmat disaksikan langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi.

Baca juga: Buruh di Majalengka yang Buang Bayi di Toilet Pabrik Jadi Tersangka, Bagaimana dengan Pacarnya?


"Prosesi akad nikah antara tersangka DSA (19) dan mempelai laki-laki syukur alhamdulilah berlangsung lancar."


"Berlangsung cukup satu kali tanpa ada pengulangan dan disaksikan langsung oleh para saksi, serta dikawal personel Sat Reskrim dan Sie Propam Polres Majalengka,” ujar Edwin, Kamis (24/11/2022).

 

Proses akad nikah sendiri, jelas dia, atas permohonan keduanya karena kedua keluarga sudah melakukan pertemuan.

Baca juga: Geger, Penemuan Mayat Bayi Dalam Tempat Sampah di Toilet Pabrik Sepatu di Majalengka


"Jadi kami memberikan fasilitasi kepada tahanan yang hendak melaksanakan pernikahan untuk melakukan akad nikah di yang digelar hari ini," ucapnya.


Edwin menjelaskan, karena pria mau bertanggung jawab, dirinya mengizinkan akad nikah di Mapolres Majalengka meski dengan acara tertutup.


Karena proses hukum tetap berlanjut, tersangka DSA tetap dijerat tuntutan sesuai pasal pidana pembuangan bayi hingga meninggal dunia.


"Sang ibu terancam dijerat Pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman paling laman 7 tahun kurungan penjara," jelas dia.


Seperti diketahui, DSA sengaja membuang bayi sesaat setelah melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki di tempat sampah toilet di pabrik sepatu PT Shoetown Ligung Indonesia (SLI), Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka pada Senin (31/10/2022) lalu.


DSA diduga sengaja merampas nyawa anak kandungnya yang baru saja dilahirkan di toilet pabrik di tempat ia bekerja.


DSA sendiri merupakan karyawan pabrik yang berasal dari Desa Sukawera, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.


Diketahui, bayi berjenis kelamin laki-laki itu merupakan hasil hubungan gelap bersama pacarnya.


Karena takut ketahuan keluarganya, DSA sengaja membuang bayi tersebut di toilet.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved