Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Longsor

Longsor di Ciherang Sumedang Putus Saluran Air Bersih, Rumah Milik Dedi Mulyadi Terdampak

Longsor kecil terjadi di jalan gang Dusun Giriharja RT06/RW03 Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang

Tayang:
Dok BPBD Sumedang
Peristiwa longsor kecil terjadi di jalan gang Dusun Giriharja RT06/RW03 Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/11/2022) petang.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Peristiwa longsor kecil terjadi di jalan gang Dusun Giriharja RT06/RW03 Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/11/2022) petang. 


Longsor ini dipicu intensitas hujan yang lebat di daerah ini, dan hujan terjadi dalam waktu yang lama. 


Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Atang Sutarno mengatakan longsor di daerah yang cukup tinggi ini lebarnya sekitar 10 meter, panjang longsorang 30 meter, dan ada retakan dengan panjang 15 meter. 


"Akibat peristiwa ini, jalan gang terputus," kata Atang kepada TribunJabar.id, Senin (7/11/2022). 

Baca juga: Tebing Setinggi 50 Meter Longsor di Caringin Garut, Sebuah Rumah Nyaris Tertimbun


Bukan hanya memutus jalan, longsor juga memutus pipa air bersih yang menjadi saluran sumber air utama warga.

Peristiwa longsor kecil terjadi di jalan gang Dusun Giriharja RT06/RW03 Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/11/2022) petang. 
Peristiwa longsor kecil terjadi di jalan gang Dusun Giriharja RT06/RW03 Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/11/2022) petang.  (Dok BPBD Sumedang)


"Pipa air bersih warga sepanjang 20 meter terputus dan 1 buah rumah terdampak milik Dedi Mulyadi," kata Atang. 

Baca juga: Akses Jalan di Desa Girikancana Tasikmalaya Terputus Akibat Longsor


Di rumah Dedi itu ada satu keluarga berisi 4 jiwa. Atang menyebutkan, enam rumah lainnya juga terancam. 
 
"Kami telah lakukan peninjauan lapangan, kami imbau para warga yang terdampak dan yang rumahnya terancam untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman, juga agar semua warga waspada," kata Atang. 


Atang mengatakan, petugas sempat kesulitan untuk mencapai ke tempat kejadian longsor itu sebab jalanan licin dan terjal.


"Akses untuk kendaraan roda 4 menuju lokasi adalah tanjakan yg relatif tinggi," katanya seraya menyebut kerugian akibat bencaana itu sampai saat ini masih dihitung.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved