Polisi Baik Hati di Sumedang: Antar Jemput Siswa SMP ke Sekolah di Daerah Perbukitan Terjal
Perasaan ceria sesegar angin angin pagi di perbukitan Cimarias tampaknya mulai menyelimuti belasan siswa SMPN 2 Pamulihan.
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Perasaan ceria sesegar angin angin pagi di perbukitan Cimarias tampaknya mulai menyelimuti belasan siswa SMPN 2 Pamulihan.
Pasalnya, mereka tak perlu lagi menempuh jarak 15 kilometer dengan berjalan kaki untuk sampai ke sekolah.
Baca juga: 14 Jenderal Polisi Baik Dinaikkan Pangkatnya oleh Kapolri, Ini Nama-namanya, Ada 2 Polwan
Mulai hari ini, Selasa (25/10/2022), mereka akan diantar pada pagi hari dari kampung mereka di Desa Cimarias ke SMPN 2 Pamulihan di Desa Cigendel, sekitar Cadas Pangeran. Siang harinya, mereka akan kembali dijemput.
Polisi baik hati ini mengantar-jemput mereka dengan mobil ranger dobel gardan.
Selasa masih sangat pagi, tetapi belasan siswa itu sudah berkumpul di depan Kantor Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Sebagian dari mereka duduk dalam mobil. Sebagian besar lainnya duduk lesehan di bak mobil Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulihan itu. Mereka terlihat senang.
"Kalau harus jalan kaki, pukul 05.15 mereka harus sudah mulai berjalan kaki," kata Nunung (42) orang tua salah satu siswa yang naik ke mobil polisi itu.
Nunung amat sangat senang. Dia berharap antar-jemput itudilakukan polisi setiap hari. Bukan hanya karena alasan khawatir dengan cuaca buruk, namun juga khawatir kejahatan yang mungkin saja terjadi di jalan.
"Khawatir ya, kalau sudah waktunya pulang tapi belum kembali, ya khawatir. Ongkos ojek mahal, Rp15 ribu sekali berangkat, belum pulangnya ongkos lagi," kata Nunung.
Lilis (50) orang tua siswa lainnya juga mengatakan hal yang sama. Dia senang apa yang dilakukan Polsek Pamulihan itu meringankan beban masyarakat.
"Daripada menyediakan ongkos ojek, mending dipakai bekal buat jajan anak di sekolah," kata Lilis yang sehari-hari bekerja sebagai pekebun.
Cimarias berada di kaki pegunungan Kareumbi. Di sebelah barat Cimarias ada Desa Cigendel, di sebelah selatan Cimarias ada Desa Cilembu, desa penghasil penganan ubi yang khas itu.
Daerah Cimarias berbukit dan jalan-jalan yang tersedia cenderung terjal dan kiri-kanannya merupakan hamparan perkebunan. Jarang rumah penduduk di sepanjang jalan.
"Ini akan kami lakukan antar-jemput ini setiap hari," kata Kapolsek Pamulihan, Iptu Ardiyanto yang turut duduk di bak belakang mobil bersama para siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Siswa-SMPN-2-Pamulihan-asal-Desa-Cimarias-dijemput-Polisi.jpg)