Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pria Asal Trenggalek Tewas Digigit Ular King Kobra Peliharaannya Sendiri

Seorang pria bernama Imam Rokhani (49) meninggal dunia setelah digigit ular king kobra peliharaannya, Minggu (23/10/2022).

Istimewa
Proses evakuasi ular kobra di rumah warga Trenggalek, Imam Rokhani yang tewas digigit king kobra peliharaan 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNCIREBON.COM, TRENGGALEK - Seorang pria bernama Imam Rokhani (49) meninggal dunia setelah digigit ular king kobra peliharaannya, Minggu (23/10/2022).

Warga Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek itu digigit ular king kobra saat hendak mengganti air minum di kandangnya sekitar pukul 03.30 WIB.

Salah seorang kerabat Imam mengatakan, setelah digigit ular king kobra, korban sempat dilarikan ke RSUD dr Soedomo untuk mendapat perawatan.

Saat perjalanan menuju rumah sakit, Imam sudah tak sadarkan diri.

"Akhirnya, tidak bisa ditolong, meninggal dunia," kata dia.

Imam disebut meninggal pukul 11.00 WIB, atau sekitar 7,5 jam setelah ia digigit.

Proses evakuasi ular kobra di rumah warga Trenggalek, Imam Rokhani yang tewas digigit king kobra peliharaan
Proses evakuasi ular kobra di rumah warga Trenggalek, Imam Rokhani yang tewas digigit king kobra peliharaan (Istimewa)

Ia menyebut, Imam sudah lima tahun memelihara Ular King Kobra. 

Baca juga: Tukang Ayam Potong di Kuningan Temukan Ular Sanca Sebesar Betis Orang Dewasa di Kandang Ayam

Adanya kejadian itu, pihak desa meminta Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek untuk mengevakuasi dua ular tersebut dari rumah Imam.

 
Dengan kehati-hatian, beberapa petugas pemadam kebakaran mengevakuasi dua ular itu dengan alat-alat lengkap.

Ular diangkut beserta kandangnya dan dibawa ke Kantor Satpol PP dan Damkar untuk diamankan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek Triadi Atmono menjelaskan, dua ular yang dievakuasi tergolong King Kobra dengan ukuran yang besar.

"Panjangnya sekitar 4,5 meter (m)," kata Triadi.

Triadi mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani ular tersebut.

"Karena ini ular yang sangat membahayakan," tegasnya .

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved