Persibmania
I Made Wirawan Berharap Mimpi Perdamaian Antarsuporter di Indonesia Dapat Terwujud
Kiper senior Persib, I Made Wirawan mengatakan gerakan #SalingSupport bisa menjadi langkah awal sebagai sarana perbaikan persepakbolaaan Indonesia
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tanda tagar #salingsuport sebagai dukungan terealisasinya gerakan perdamaian berbagai suporter klub sepakbola di Indonesia, terus menggema dan menghiasi berbagai akun media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Menanggapi hal tersebut, kiper senior Persib Bandung, I Made Wirawan mengatakan gerakan #SalingSupport bisa menjadi langkah awal sebagai sarana perbaikan persepakbolaaan Indonesia.
"Mudah-mudahan ini menjadi titik awal untuk semua aspek agar bersatu. Dengan diawali gerakan #SalingSupport ini, saya harap tidak ada lagi kekerasan dan korban dalam sepakbola di Indonesia,” ujar I Made Wirawan dilansir dari laman resmi klub, Persib.co.id, Selasa (11/10/2022).
Terlebih, kiper kelahiran Kabupaten Gianyar, Bali, 1 Desember 1981 itu, sangat berharap agar tragedi nahas di Stadion Kanjuruhan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, dan menjadi yang terakhir dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat Tragedi Kanjuruhan Jadi 132, Korban Alami Gagal Napas Akut
"Mari jadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran untuk kita semua. Mari kita berdoa agar ke depan tidak ada lagi korban di sepak bola," ucapnya.
Oleh karena itu, pemilik nomor punggung 15 tersebut, menginginkan agar mimpi perdamaian antarsuporter di Indonesia bisa terwujud.
“Saya ingin di momen ini, semua pendukung sepak bola di Indonesia bisa saling support. Kita harus saling support dan bersatu untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik,” katanya.
Sebelumnya, semangat dan gerakan upaya perdamaian terus dilakukan oleh berbagai elemen kelompok suporter di Indonesia.
Salah satunya kegiatan 'Dari Kami Untuk Malang' yang diinisiasi oleh Bobotoh di GOR Saparua Kota Bandung, akhir pekan lalu.
Dimana kegiatan tersebut, sukses menghadirkan ratusan orang dari beberapa kelompok suporter Indonesia, untuk bersama-sama berdoa bagi para korban Kanjuruhan.
Dan bertekad untuk memulai peradaban sepakbola tanah air yang lebih yang baik melalui perdamaian suporter.
Upaya sinergitas untuk mewujudkan perdamaian pun dilakukan dalam pengucapan ikrar dan penandatanganan deklarasi bersama yang digagas oleh Polda Jabar.
Dalam kegiatan FGD bertema Transformasi Persepakbolaan di tengah Dinamika Suporter di Grand Pasundan Convention Hall, kemarin (Cipta Permana).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/made-wirawan.jpg)