Breaking News:

Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Satu Rumah di Majalengka Rata dengan Tanah

Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Hal tersebut mengakibatkan satu rumah roboh

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Hujan deras dan angin kencang membuat rumah warga di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka roboh hingga rata dengan tanah, Selasa (4/10/2022) 

Laporan Wartawan Tribuncirebo.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/10/2022).


Hal tersebut mengakibatkan satu rumah di Blok Cilongkrang RT.002/09 di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura roboh.


Kepala Desa Sukasari Kaler, Sanju mengatakan, peristiwa alam tersebut membuat bangunan rumah milik Lili Jamaludin (65) rata dengan tanah.

Baca juga: Detik-detik Longsor Timpa 2 Rumah di Margajaya Majalengka, Terdengar Suara Gemuruh Keras


"Kami terima dari warga jika ada rumah yang roboh akibat cuaca ekstrem hujan lebat dan angin kencang."


"Kemudian pemerintah desa langsung melaporkan ke BPBD Majalengka untuk segera ditangani," ujar Sanju saat ditemui di lokasi, Selasa (4/10/2022).


Dia menerangkan, petugas BPBD yang melakukan peninjauan ke lokasi, tidak menemukan adanya korban jiwa.

Baca juga: Dua Rumah Warga Margajaya Majalengka Tertimpa Material Longsor, Penghuninya Kini Mengungsi

Namun, ada beberapa barang berharga seperti lemari dan kursi tidak sempat diselamatkan.

Hujan deras dan angin kencang membuat rumah warga di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka roboh hingga rata dengan tanah, Selasa (4/10/2022)
Hujan deras dan angin kencang membuat rumah warga di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka roboh hingga rata dengan tanah, Selasa (4/10/2022) (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)


"Alhamdulillahnya, bangunan ini memang sudah jarang ditempati, sehingga tidak ada korban jiwa," ucapnya.


Sementara, pemilik rumah, Lili Jamaludin (65) menceritakan kronologi awal peristiwa terjadi.


Yang mana, hujan lebat disertai angin kencang menerjang wilayah rumahnya pada Senin (3/10/2022) siang.


Sehingga, rumahnya yang mayoritas terbuat dari kayu nyaris ambruk.


"Waktu kemarin sore mah sekitar pukul 17.00 WIB, rumah masih ada alias belum ambruk tapi sudah kelihatan tanda-tanda mau ambruknya."


"Nah tapi karena hujan terus mengguyur, saya tidak sempat menyelamatkan lemari, kursi yang ada di dalam, karena takut juga kalau masuk ke dalam."

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved