Breaking News:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Copot Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Polda Jawa Timur

Kapolres Malang dicopot dari jabatannya, buntut tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 125 korban jiwa juga mencopot 9 komandan di brimo

Editor: Machmud Mubarok
Kompas TV
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengumumkan  Irjen Pol Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, sebagai tersangka kasus pembunuhan ajudannya, Brigadir J. Pengumuman itu disampaikan Kapolri dalam konferensi pers di Mapolri, Selasa sore. 

TRIBUNCIREBON.COM - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya, buntut adanya tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 125 korban jiwa, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Jabatan Kapolres Malang akan digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk Polda Metro Jaya. Sementara AKBP Ferli Hidayat selanjutnya akan menjabat sebagai Pamen SSDM Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan keputusan itu diambil oleh Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo melalui surat telegram nomor ST/2098/10/KEP/2022 yang dikeluarkan Senin (3/10/2022) malam.

"Keputusan ini langsung diambil oleh Kapolri setelah mendapatkan laporan hasil analisis dan evaluasi tim investigasi khusus tragedi Stadion Kanjuruhan yang dibentuk Kapolri," ungkap Dedi dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Presiden Jokowi Angkat Bicara soal Tragedi Arema vs Persebaya: Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

Tidak hanya itu, Kapori juga memerintahkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menonaktifkan jabatan Komandan Batalyon (Danyon) Komandan Kompi, dan Komandan Peleton Brimob Polda Jawa Timur, total sebanyak 9 orang.

"Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo, Danki atas nama AKP Hasdarman, Danton Aiptu Solikin, Aiptu M Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danki atas nama AKP Untung, Danton atas nama AKP Danang, dan Danton AKP Nanang, dan Danton Aiptu Budi," jelasnya.

"Semua anggota Polri tersebut masih proses pemeriksaan oleh Timsus Polri," imbuhnya.

Dedi menyebutkan, keputusan Kapolri ini merupakan kerja cepat sebagaimana perintah presiden. Namun ia memastikan unsur ketelitian, kehati-hatian dan pembuktian secara ilmiah juga menjadi standar timsus bekerja.

"Tim hari ini melakukan pemeriksaan sesuai pasal 359 dan 360 KUHP dengan melakukan pemeriksaan 20 orang saksi," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut tim, melakukan gelar perkara, dan hasilnya mereka meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Dari hasil pemeriksaan, irwasum Polri, Biro Paminal melakukan pemeriksaan dugaan kode etik anggota polri sebanyak 28 personel polri, 9 di antaranya adalah 9 orang yang dinonaktifkan tersebut," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan", Klik untuk baca: https://surabaya.kompas.com/read/2022/10/03/192737378/kapolres-malang-dan-9-komandan-brimob-dicopot-buntut-tragedi-stadion?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Kabupaten Malang, Imron Hakiki
Editor : Pythag Kurniati

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved