Breaking News:

Tragedi Arema vs Persebaya

Kabar Terbaru Korban Kerusuhan Arema vs Persebaya, Netizen Ungkap Fakta Meninggal Jadi 153 Orang

Sejumlah netizen terus mengabarkan soal perkembangan jumlah korban akibat kerusuhan Arema vs Persebaya.

Editor: dedy herdiana
Tangkap layar video/Ist
Aremania turun ke stadion seusai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk ke dalam stadion karena tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

TRIBUNCIREBON.COM - Jumlah supporter Aremania yang meninggal dalam Tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam 1 Oktober 2022 diyakini kuat terus bertambah.

Sejumlah netizen terus mengabarkan soal perkembangan jumlah korban kerusuhan Arema vs Persebaya.

Meski begitu, data pasti soal korban imbas tragedi di Stadion Kanjuruhan itu masih simpang siur.

Netizen pemilik akun @damsaaak mengutip informasi dari Komunitas Peduli Malang mengabarkan korban tewas bertambah jadi 153 orang per Minggu pagi ini, 2 Oktober 2022.

Kabar ini disampaikan pemilik akun twitter damsaak beberapa jam lalu sebelum artikel ini ditulis.

Baca juga: Kapolda Jawa Timur Ungkap Alasan Polisi Tembakan Gas Air Mata di Kerusuhan Arema vs Persebaya

Dilansir Tribuncirebon.com dari Tribunnews.com yang mengutip Komunitas Peduli Malang, dia menyebut korban tewas mencapai 9 orang dengan menyertakan foto catatan tulisan tangan di atas kertas putih. 

Rinciannya, korban meninggal di RS Wafa 101 orang, di RS Teja 34 orang dan di RSSA 2 orang, total 137 orang suporter tewas.

Kemudian korban tewas yang sempat dibawa ke Klinik Sakabila mencapai 4 orang tewas, Hasta Husada 4 orang meninggal dan di Mitra Delima orang. Dengan demikian total korban meninggal 149 orang.

Namun belakangan korban meninggal setelah dirawat di RS Madiva Husada bertambah lagi 4 orang, total korban meninggal menjadi 53 orang berdasar data unggahan di twitter sekitar pukul 05.37 pagi tadi.

Baca juga: DUEL Persib Bandung vs Persija Jakarta Ditunda, Begini Penjelasan Kabid Humas Polda Jabar

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyatakan korban meninggal mencapai 127 orang termasuk 2 diantaranya polisi yang mengamankan pertandingan.

Menurut Nico, kerusuhan diduga dipicu rasa kekecewaan sejumlah suporter Aremania terhadap hasil kekalahan Arema FC melawan Persebaya dengan skor 2-3.

"Selama pertandingan tidak ada masalah. Masalah terjadi ketika usai pertandingan. Penonton kecewa melihat tim Arema FC kalah."

"Apalagi ini sebelumnya Arema FC tidak pernah kalah di kandang sendiri melawan Persebaya dalam beberapa tahun terakhir," ujar Nico saat gelar rilis di Polres Malang, Minggu (2/3/2022) dini hari.

Nico menambahkan, motif para suporter Arema FC turun ke lapangan juga dengan maksud berusaha mencari pemain dan official Arema FC.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved