Breaking News:

Bus Pemain Pesik Dilempari Batu

Bus Pesik Kuningan Dirusak Seusai Laga di Cirebon, Ketua DPRD Nuzul Rachdy Angkat Bicara

Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy angkat bicara atas insiden perusakan bus Pesik Kuningan seusai laga melawan PSGJ Kabupaten Cirebon

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Sebuah bus angkutan pemain Pesik Kuningan mengalami kerusakan parah. Bus tersebut dihujani batu saat melaju pulang ke arah Kuningan.  

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Perusakan pada unit Bus Pesik Kuningan seusai berlaga di Stadion Bima Cirebon dengan skor Pesik Kuningan 1 - 3 PSGJ Cirebon, mengundang Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy angkat bicara atas insiden tersebut.

"Tentu sangat prihatin dengan kejadian demikian. Apalagi kerusakan ini cukup parah  juga ya," kata Zul saat live FB TribunCirebon.com, Kamis (29/9/2022) di Rumah Makan Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan.

Atas kejadian demikian, Zul sapaan akrab Ketua DPRD Kuningan ini mengatakan, sebagai penyelengara negara di daerah, jelas  ini menjadi agenda dalam menyelesaikan masalah.

"Bentuk penyelesaian masalah, kami dari DPRD Kuningan akan melakukan peleraian dan mediasi dengan pemerintah Kabupaten Cirebon," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kalah dari PSGJ. Bus Pemain Pesik Kuningan Dihujani Batu Saat Pulang ke Kuningan

Tindakan mediasi, kata Zul tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah semata. Melainkan dari Kepolisian juga sama akan berkoordinasi dengan lembaga kepolisian di Polresta Cirebon.

"Ya, bentuk mediasi selain dari pemrograman dengan pemerintah. Dari Polres Kuningan juga sama akan berkoordinasi dengan Polresta Cirebon," katanya.

Berita sebelumnya, sebuah bus angkutan pemain Pesik Kuningan mengalami kerusakan parah. Bus tersebut dihujani batu saat melaju pulang ke arah Kuningan. 

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB saat kendaraan bus itu melaju arah pulang ke Kuningan. Pesik baru usai melangsungkan pertandingan dengan PSGJ di Stadion Bima Cirebon, Kamis (29/9/2022).

Sopir Bus Pesik Kuningan, Aan Sehan (48), saat ditemui di Rumah Makan Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamata Jalaksana, mengatakan, kehancuran bus Pesik Kuningan itu terjadi di tengah perjalanan saat arah pulang.

"Serangan terjadi hingga Bus kami rusak itu dihujani batu atau apalah," kata Aan Sehan mengawali perbincangan saat Live FB TribunCirebon.com.

Baca juga: Kalahkan Pesik Kuningan, PSGJ Cirebon Susul Al Jabbar FC ke Babak Final Liga 3 Seri 2 Jawa Barat 

Sehan yang juga mantan Kiper Pesik Kuningan ini menyebut, serangan mulai membabi-buta itu persis terjadi di daerah Ciperna atau kawasan Lapang Golf daerah setempat.

"Iya, awal bus kami di lempar batu itu terjadi di daerah Ciperna dekat lapang Golf. Disitu, saya sempat berhenti, namun ada petugas polisi yang menyuruh langsung jalan saja hingga terjadi pecah kaca depan," katanya.

Selamat dari titik serangan pertama, kata Sehan, serangan muncul berulang di kawasan jalur berkelok daerah Geringgong.

"Iya, tidak hanya di Geringgong bus kami di lempari batu, terjadi kembali di dekat Polsek Beber sama di serang juga," kata Sehan.

Akibat kerusakan Bus Pesik Kuningan bernopol E 7031 Y itu belum bisa di taksir kerugiannya. "Untuk kerugian belum bisa ditaksir," katanya. (*)

*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved