Breaking News:

Kasus Asusila

Gadis 15 Tahun Dihamili Ayah Tiri di Sukabumi, Pelaku Berbuat Tak Senonoh Hampir Tiap Hari

Peristiwa ayah tiri merudapaksa anaknya terjadi di dua wilayah, yakni di Kecamatan Cikidang dan Citepus Palabuhanratu.

Tribun Jabar/Rizal
Ayah tiri, pelaku yang merudapaksa anaknya di Sukabumi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Aksi bejat dilakukan dua orang ayah tiri terhadap anaknya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Peristiwa ayah tiri me rudapaksa anaknya terjadi di dua wilayah, yakni di Kecamatan Cikidang dan Citepus Palabuhanratu.

Informasi dihimpun Tribunjabar.id, Selasa (27/9/2022), TKP Kecamatan Cikidang dilakukan oleh pelaku berinisial I (39) terhadap korban yang merupakan gadis belia berinisial M (15).

Baca juga: Siswi Nangis Keluar dari Perpustakaan, Ternyata Akibat Guru Honorer Lakukan Aksi Tak Senonoh

Ayah tiri berinisial I itu melakukan rudapaksa terhadap M sejak M berusia 13 tahun. Hampir setiap hari ia melakukan aksi bejatnya hingga korban saat ini hamil 4 bulan.

"Sampai hamil anak tersebut 4 bulan, TKP Cikidang, dengan modus bahwa tersangka ini membohongi dan akan memeberikan iming-iming diberikan handphone, bila nanti datang bulan akan tidak sakit dan mengancam untuk tidak memberitahukan kepada ibunya," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah.

Pelaku yang merupakan buruh harian lepas itu terpincut melakukan rudapaksa karena sering tidur bareng dengan korban saat malam hari.

"Kegiatan tersebut dilakukan oleh pelaku pada saat ibunya lagi kerja di belakang rumah. Ia melakukan aksi bejatnya siang hari, karena kalau malam pelaku, istri dan sang anak tidur bareng di rumah tersebut," kata Dedy.

Baca juga: Bocah Kelas 5 SD Jadi Korban Cabul Tetangganya Sendiri di Cirebon Sejak 2021, Dilakukan Saat Sepi

Dedy menjelaskan, untuk peristiwa di wilayah Citepus Kecamatan Palabuhanratu, dilakukan oleh ayah tiri berinisial BY (43) terhadap korban berinisial NJW (14).

Aksi bejat itu dilakukan pelaku sejak korban berumue 11 tahun.

"Dilakukan sudah lebih dari 10 kali. Dimulai pada saat anaknya tersebut berumur 11 tahun, di mana awalnya pelaku ini sama istrinya dan anaknya itu sering tidur bareng, kalau siang istrinya lagi kerja di belakang atau membersihkan rumah, bapaknya itu melakukan perbuatan cabul dengan meremas bagian dada dan memasukan jarinya serta alat kelaminnya kepada korban," jelasnya.

Kedua pelaku ayah tiri itu disangkakan Pasal 81 dan Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Ancaman hukumannya pasal 81 paling lama 15 tahun penjara," ujar Dedy Darmawansyah.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved