Breaking News:

APBD Perubahan 2022 Indramayu Diketok Palu, Usulan Anggaran Motor Kades Akhirnya Dicoret DPRD

Anggaran penerimaan belanja daerah (APBD) perubahan 2022 Kabupaten Indramayu akhirnya diketok palu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Foto istimewa/DPRD Indramayu
Penandatanganan kesepakatan bersama APBD Perubahan 2022 Kabupaten Indramayu, Senin (26/9/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Anggaran penerimaan belanja daerah (APBD) perubahan 2022 Kabupaten Indramayu akhirnya diketok palu.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani langsung Bupati Indramayu Nina Agustina dan Ketua DPRD Indramayu Syaefudin, Senin (26/9/2022) malam.

Rapat paripurna kesepakatan ini sebelumnya sempat molor dan diskors hingga akhirnya baru menemui titik temu pada malam hari.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin mengatakan, kesepakatan bersama tentang Perda APBD Perubahan tersebut akan diserahkan ke Pemprov Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi sebagai tindak lanjut.

"Selanjutnya tinggal menunggu evaluasi dari Gubernur Jawa Barat, setelah itu baru bisa digunakan APBD Perubahan 2022 yang telah kita sepakati bersama," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Lucky Hakim dan Ketua DPRD Indramayu Foto Bersama Usai Rapat Paripurna, Buktikan Tidak Mangkir

Syaefudin menyampaikan, dalam APBD perubahan 2022 ini, ada sejumlah usulan yang dicoret oleh DPRD.

Di antaranya soal pemberian motor untuk para Kepala Desa (Kades) se-kabupaten Indramayu.

Kemudian soal rencana hibah tanah untuk rumah sakit.

"Pembelian sepeda motor untuk kepala desa tidak jadi dianggarkan dalam APBD perubahan 2022. Pertimbangannya demi efisiensi dan keseimbangan keuangan daerah," kata Ketua Fraksi Merah Putih DPRD Indramayu, Ruswa menambahkan.

Ruswa menyampaikan, apalagi dalam APBD 2022, Kabupaten Indramayu diketahui masih mengalami defisit hingga Rp 60 miliar.

Meski demikian, dalam APBD perubahan 2022 juga dialokasikan anggaran untuk Bantuan langsung tunai (BLT) BBM sebesar Rp 7,5 miliar.

Hal ini untuk membantu perekonomian masyarakat setelah adanya kebijakan kenaikan BBM oleh pemerintah pusat.

"BLT BBM akan disiapkan bagi warga yang terdampak kenaikan BBM namun tidak tercover oleh bantuan dari pemerintah pusat," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved