Breaking News:

Begini Modus Pegawai Teknisi ATM Curi Uang ATM di Sukabumi Hingga Rp 1,9 Miliar, Uangnya Dipakai Ini

Seorang pegawai teknisi ATM berinisial AS berhasil mencuri uang dari ATM sebanyak Rp 1.943.700.000 atau Rp 1,9 miliar lebih.

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Dua pelaku pencurian uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diringkus Satreskrim Polres Sukabumi 

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang pegawai teknisi ATM berinisial AS berhasil mencuri uang dari ATM sebanyak Rp 1.943.700.000 atau Rp 1,9 miliar lebih.

Pelaku melakukan pencurian uang ATM bersama dua orang rekannya yang berinisial R dan IH. 

Polisi hingga sekarang ini baru berhasil meringkus dua pelaku yakni AS dan R, sementara IH masih dalam proses pengejaran alias masih DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca juga: Pencuri Uang ATM di Sukabumi Gondol Rp 1,9 Miliar Kini Ditangkap, Pelaku Ternyata Pengelola ATM

Komplotan maling ATM itu melakukan aksinya di enam minimarket di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang memiliki ATM.

Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Dian Poernomo mengatakan, AS yang merupakan pegawai teknisi mesin ATM.

Ia melakukan aksi pencurian karena kecanduan bermain judi online, sehingga ia nekat mencuri uang ATM untuk main judi online.

Diketahui, terdapat dua tersangka yang diamankan, yakni AS (pegawai teknisi ATM) dan R merupakan wiraswasta yang menerima uang hasil pencurian dari AS. Terdapat satu DPO berinisial IH yang merupakan rekan kerja AS.

"Sekitar satu tahun mereka beroperasi, selain dibelikan barang-barang, dipakai untuk judi online slot," kata Dian di Polres Sukabumi, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Aksi Heroik Seorang OB Gagalkan Pembobol ATM Yogya Dept Store Hazet Kota Tasikmalaya, Halangi Motor

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, pelaku R menerima uang hasil curian dari AS senilai Rp 435 juta. Uang itu dipakai R untuk membeli 7 unit sepeda motor.

"Barang bukti yang kita amankan ada 7 kendaraan dari hasil kejahatan, yang dimana tersangka AS pelaku utama dan  tersangka R yang menerima hasil kejahatan dan membeli tujuh unit kendaraan," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa enam set kunci mesin ATM, rekaman CCTV dan satu unit HP.

"Jadi modusnya adalah kedua tersangka tersebut bekerja di PT Usaha Gedung Mandiri yang mengelola ATM tersebut dan mempunyai kunci, sehingga bisa mengambil, dengan pola kalau ada trouble di ATM tersebut tersangka inisial AS akan datangi ATM dan memperbaiki sekaligus mengambil uang secara sedikit demi sedikit," ujar Dedy.

Dari kasus ini, pelaku AS disangkakan Pasal 363 ayat 1 ke 3E dan 4E KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara, sedangkan R disangkakan pasal 480 KUHPidana tengang tindak pidana penadahan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus ribu rupiah. (Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved