Breaking News:

Polisi Tangkap 3 Pelaku Perundungan

Fakta Baru, 3 Pelajar Sempat Ajak Penyandang Disabilitas ke Gubuk Lalu Lakukan Perundungan

Jajaran Satuan Reserse Krimianal (Satreskrim) Polresta Cirebon menangkap tiga pelajar yang merundung penyandang disabilitas.

Istimewa
Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus atau difabel viral di media sosial. Dalam video yang beredar tampak seorang anak difabel berteriak dan menangis karena ulah pelaku yang merupakan pelajar SMA. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satuan Reserse Krimianal (Satreskrim) Polresta Cirebon menangkap tiga pelajar yang merundung penyandang disabilitas.


Bahkan, video perundungan yang terjadi di gubuk di areal persawahan di wilayah Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, pada Senin (19/9/2022), tersebut, viral di media sosial (medsos).


Wakasek kurikulum sekolah tiga pelajar tersebut, Amirin, mengungkap fakta lain mengenai tiga anak didiknya yang merundung remaja berkebutuhan khusus itu.

Baca juga: 3 Pelajar yang Merundung Penyandang Disabilitas di Cirebon Ternyata Sering Bolos, Ini Kata Wakasek


Menurut dia, di hari terjadinya perundungan itu sebenarnya sekolah sengaja diliburkan, karena guru-gurunya tengah mengikuti suatu kegiatan.


"Tapi, ketiga siswa ini tidak tahu informasi tersebut, sehingga tetap berangkat ke sekolah," ujar Amirin saat ditemui di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/9/2022).


Ia mengatakan, setibanya di sekolah mereka terkejut karena kondisinya sepi dan tidak ada siswa yang berangkat, sehingga petugas keamanan memberi tahu bahwa sekolah sengaja diliburkan.


Namun, ketiganya tidak pulang ke rumahnya masing-masing setelah mengetahui sekolah diliburkan. Mereka justru nongkrong di lokasi yang tak jauh dari sekolah.


Tepat selepas azan zuhur, mereka berpindah lokasi ke gubuk di areal persawahan di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, yang menjadi TKP perundungan.

Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus atau difabel viral di media sosial. Dalam video yang beredar tampak seorang anak difabel berteriak dan menangis karena ulah pelaku yang merupakan pelajar SMA.
Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus atau difabel viral di media sosial. Dalam video yang beredar tampak seorang anak difabel berteriak dan menangis karena ulah pelaku yang merupakan pelajar SMA. (Istimewa)


"Kemungkinan di perjalanan bertemu korban, dan diajak ikut ke gubuk tersebut, kemudian dirundung mereka. Kami juga kurang mengetahui detailnya," kata Amirin.

Baca juga: AS Dikeluarkan dari Sekolah Karena Bully Penyandang Disabilitas, 2 Pelaku Masih Tunggu Sanksi


Dalam video berdurasi 19 detik yang viral di medsos, tampak korban menangis akibat punggungnya didorong menggunakan kaki oleh remaja berpakaian putih abu-abu.


Saat tangisan korban semakin kencang, remaja yang mengenakan topi hitam tersebut terlihat menginjak punggungnya sambil bergelantungan ke bagian atap gubuk.


Remaja itu tampak tertawa saat merundung korban. Selain itu, terdengar pula tawa remaja laki-laki sepanjang video tersebut berjalan.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved