Tagih Uang COD, Kurir Pengantar Paket di Sukabumi Dikeroyok Pelanggan, Kepala Luka Parah
Seorang kurir pengantar paket, HL (24) dikeroyok pelanggan hingga kepalanya terluka parah.
Laporan Kontributor Sukabumi, Dian Herdiansyah.
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang kurir pengantar paket, HL (24) dikeroyok pelanggan hingga kepalanya terluka parah.
Diketahui, kurir yang dikeroyok pelanggan itu merupakan warga Kampung Sasagaran, RT.03, RW.03, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi saat korban diantar temannya menagih uang barang paket COD atau bayar di tempat di Kampung Legok, RT 03. RW 06, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Rabu (21/9/2022).
Jamal (24) teman korban yang juga kurir pengantar paket mengatakan, pemukulan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat korban menagih uang COD dari paket yang diantarnya.
"Jadi teman saya H itu awalnya COD paket, pukul 16.00 WIB di Pasirhalang Sukaraja. Pemesan menjanjikan uang akan ditransfer," ujarnya.
Tanpa menaruh rasa curiga, korban lalu memberikan nomor rekening dan pergi untuk melanjutkan kerja mengantar paket.
"Pukul 18.00 WIB, uang COD belum juga ada transfer. Korban menelpon dan janjian di rumah pemesan paket. Entah apa pemicunya terjadi cekcok. Teman saya itu yang satu ditampar yang satu lagi (H) dipukul pakai batu hingga kepalanya bocor," tuturnya.
Kapolsek Sukaraja, Polres Sukabumi Kota, Kompol Dedi Suryadi mengatakan, korban penganiayaan oleh DN (24) asal Kampung Cisero, RT.03, RW.06, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja sekitar pukul 16.14 WIB.
"Mereka mengeroyok dengan cara memukul korban secara berulang menggunakan cincin batu akik di bagian kepala korban," ujarnya, Rabu malam (21/9/2022)
Akibatnya, korban mengalami luka robek dibagian kepala hingga mengeluarkan darah dan mendapatkan perawatan medis.
"Korban alami luka sobelbdibagian kepala belakangnya. Saat ini kasusnya tengah kami tangani," ujarya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kurir-pengantar-paket-HL-24-yang-dikeroyok-pelanggan-melapor-ke-polisid.jpg)