Breaking News:

Indonesia Berencana Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia, Saat Ini Berada di Peringkat 4 Dunia

Teten Masduki menyampaikan, rencana Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat membuka Gelar Produk UMKM Indramayu, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Indonesia berencana menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat membuka Gelar Produk UMKM Indramayu, Rabu (21/9/2022).

Teten Masduki menyampaikan, rencana Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo.

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) pun saat ini sedang fokus pengembangan dan penguatan ekonomi syariah Indonesia.

Baca juga: Kemenkumham Jabar Dorong UMKM untuk Serega Urus Sertifikat HAKI, Kakanwil Jabar: Murah

Meliputi industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah dan bisnis, serta lain sebagainya.

"Insya Allah bisa kita wujudkan karena kita mempunyai market yang besar di dalam negeri," ujar dia.

Sektor ekonomi dan keuangan syariah pun diharapkan bisa menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Indonesia.

Hal ini terlihat pada global islamic economic indikator, kata Teten Masduki, dalam check out global islamic ekonomi tahun 2022, Indonesia berada di peringkat ke empat di bawah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Bahkan untuk sektor halal, Indonesia menempati posisi kedua dunia setelah Malaysia.

"Dan salah satu gudang pangan Indonesia salah satunya ada di Indramayu," ujar dia.

Di sisi lain, KemenkopUKM juga terus mendorong pengembangan santri entrepreneur, pesantren entrepreneur, dan sosial entrepreneur.

Mengingat pelaku UMKM menjadi tulang punggung dari ekonomi Indonesia.

"Kita juga ingin mengembangkan wirausaha dikalangan pesantren untuk menumbuhkan semakin banyak lagi wirausaha," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved