Breaking News:

Bahayanya Kunci Gembok yang Bersarang di Perut Bocah Indramayu, Ini Penjelasan Dirut RSUD Indramayu

Kunci gembok masih bersarang di tubuh Muhammad Zulzalaly Wal Ikram, bocah 8 tahun

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Nina saat menunjukkan rontgen kunci gembok yang bersarang di lambung anaknya di Jalan Talang Tembaga Keluarahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (20/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kunci gembok masih bersarang di tubuh Muhammad Zulzalaly Wal Ikram, bocah 8 tahun warga Jalan Talang Tembaga Keluarahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Ia mesti menjalani operasi untuk mengambil kunci tersebut dalam tubuhnya. Berdasarkan hasil rontgen, kunci itu sudah berada di bagian lambung.

Nina saat menunjukan rontgen kunci gembok yang bersarang di lambung anaknya, di Jalan Talang Tembaga Keluarahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (20/9/2022).
Nina saat menunjukan rontgen kunci gembok yang bersarang di lambung anaknya, di Jalan Talang Tembaga Keluarahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (20/9/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Baca juga: Kunci Gembok Bersarang di Lambung Bocah 8 Tahun di Indramayu, Tertelan Saat Main HP

Dirut RSUD Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, sejauh ini kondisi pasien masih baik dan tidak mengalami gejala serius.

"Sebenarnya sih kalau misalnya dilihat dari kondisi sekarang, anak tersebut tidak mengeluh apa-apa, kemudian secara pemeriksaab fisik baik," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (21/9/2022).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. (TribunCirebon.Com/Handhika Rahman)

Akan tetapi, kunci tersebut tetap harus dilakukan pengangkatan segera. Jika terjadi keterlambatan akan cukup membahayakan kesehatan anak.

Dalam hal ini, pihaknya akan terus melajukan evaluasi memantau kondisi kesehatan bocah tersebut.

Baca juga: Bocah di Indramayu Tak Sengaja Telan Kunci, Ibunya Susah Payah Cari Uang Untuk Biaya Operasi

Tim medis mengkhawatirkan, kunci yang ada di tubuh bocah itu bisa saja turun sampai ke usus.

"Karena kalau sudah di usus bisa mengakibatkan infeksi pada ususnya," ujar dia.

Saat ini, Muhammad Zulzalaly Wal Ikram tengah menunggu selesainya pembuatan BPJS untuk digunakan berobat. Bocah itu akan dirujuk di RSUD Gunung Jati Cirebon.

Jika kondisinya semakin memburuk, pihak RSUD Indramayu rencananya akan berupaya maksimal melakukan operasi di rumah sakit setempat.

Baca juga: Bocah 8 Tahun yang Tidak Sengaja Menelan Anak Kunci Gembok di Indramayu Akan Dirujuk ke RSUD

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved