Breaking News:

Kades di Majalengka Tolak Salurkan BLT BBM ke Masyarakat, Bupati Karna Buka Suara

Belum lama ini, Kepala Desa di Majalengka menolak menyalurkan bantuan tunai bagi warga yang terdampak kenaikkan harga BBM

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Belum lama ini, Kepala Desa di Majalengka menolak menyalurkan bantuan tunai bagi warga yang terdampak kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).


Hal itu lantaran, Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM tersebut tidak tepat sasaran, karena datanya masih menggunakan data yang lama.


Penolakan itu ditanggapi serius oleh Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

Baca juga: Diduga Terjadi Pungli dalam Pencairan BLT BBM di Sumedang, Warga Diminta Rp 30 Ribu untuk Beli Kupon


Ditemui di sela kegiatan Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban PU fraksi di Gedung DPRD Majalengka, Karna menyebut tindakan yang dilakukan kades tersebut salah.


Seharusnya, seorang kades menerima saja terlebih dahulu sesuai data yang ada, nanti bagi yang tidak kebagian bisa dilaporkan ke pihak terkait.


"Tidak begitu solusinya, terima dulu berikan kepada yang berhak menerima sesuai data yang ada. Menolak itu salah menurut saya, dari segi apapun," ujar Karna kepada Tribun, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Kades Sumber Kulon Jatitujuh Majalengka Tolak Salurkan BLT BBM ke Warga, Kok Bisa? Ini Penyebabnya


Menurutnya, pemerintah daerah selama ini selalu memetakan warga yang tidak terdata untuk nantinya bisa mendapatkan bantuan senilai Rp 600 ribu tersebut.


"Nanti kan diinput, karena ada juga uangnya ada, orangnya gak ada. Pemerintah selalu memetakan itu, artinya ketika ada miss antara data dengan realisasi masyarakat yang menerima, kita lapor ke sana (pemerintah pusat) dan akan segera diperbaiki," ucapnya.


Karna menyebut, pemerintah juga memiliki keterbatasan dalam mendata jutaan rakyat Indonesia di seluruh daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved