Breaking News:

INI Fakta dan Kronologi Oknum Polisi Aniaya dan Ancam Bunuh Wanita Paruh Baya, Berujung Damai

Video oknum polisi menganiaya dan ancam membunuh wanita paruh baya sempat heboh dan menjadi sorotan publik. Kini terungkap jelas fakta dan kronologi

Editor: dedy herdiana
Tribunnews
Video oknum polisi menganiaya dan ancam membunuh wanita paruh baya sempat heboh dan menjadi sorotan publik. Kini terungkap jelas fakta dan kronologinya seperti apa. 

"Ada kesalahpahaman. Oknum polisi menyuruh korban untuk memanen ikan di empangnya," ujar Roni Mustofa.

"Korban kemudian bilang ke oknum polisi kalau hasil panennya sedikit. Namun, oknum polisi mendapat kabar kalau hasil panen empangnya itu sebenarnya banyak," jelas Roni Mustofa.

Hal itulah yang membuat Aipda S tersulut emosi karena korban sempat berbohong.

Roni menuturkan, permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Keduanya telah dipertemukan dan dilakukan musyawarah.

"Oknum polisi Aipda S dan perempuan paruh baya ini masih merupakan keluarga," ucapnya.

Mereka juga telah membuat surat pernyataan berdamai dan memilih untuk tidak melaporkan masalah ini ke jalur hukum.

Kendati demikian, kata Roni, Aipda S tetap diberikan hukuman.

"Sampai sekarang yang bersangkutan masih di tahan di tempat sel khusus. Untuk penahanan dilakukan kurang lebih 5 hari," bebernya.

Untuk status Aipda S belum bisa dibeberkan Roni. Pasalnya, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. (*)

(Tribunpinrang.com/Nining Angreani)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Oknum Polisi Pinrang Aniaya Wanita: Bapak Saya yang Kerja Keras Urus Empang, Kamu yang Pergi Mancing

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved