Breaking News:

INI Fakta dan Kronologi Oknum Polisi Aniaya dan Ancam Bunuh Wanita Paruh Baya, Berujung Damai

Video oknum polisi menganiaya dan ancam membunuh wanita paruh baya sempat heboh dan menjadi sorotan publik. Kini terungkap jelas fakta dan kronologi

Editor: dedy herdiana
Tribunnews
Video oknum polisi menganiaya dan ancam membunuh wanita paruh baya sempat heboh dan menjadi sorotan publik. Kini terungkap jelas fakta dan kronologinya seperti apa. 

"Kurang ajara ko iko, waherku siladda mulei iko lao pekang'i (Kamu itu kurang ajar, bapak saya kerja keras (urus empang), kamu yang pergi mancing (ikannya))," kata oknum polisi tersebut dalam bahasa Bugis.

Perdebatan kedua orang tersebut terus berlangsung.

Perempuan paruh baya yang mengenakan jilbab hijau itu berusaha menghindar.

Beberapa kali pernyataan perempuan paruh baya itu berubah-ubah.

Awalnya dia bilang tidak memancing di empang orang tua oknum polisi.

Namun, belakangan ia mengakui perbuatannya.

Oknum polisi tersebut kembali menunjuk-nunjuk, dan mengatakan kalau perempuan tersebut berbohong dan memukul kepala perempuan tersebut.

"Iye mi ciceng e kesi, iye mi (Iya. Cuma kali ini saja)," ujar perempuan paruh baya itu.

Kronologi

Kapolres Pinrang, AKBP Moh Roni Mustofa menyampaikan kronologi penganiayaan yang dilakukan Aipda S.

Roni Mustofa mengatakan kejadian penganiayaan tersebut terjadi di Dusun Waetuoe, Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (15/9/2022) sekira pukul 14.00 Wita.

"Jadi kami baru tahu ada kejadian seperti itu hari Sabtu kemarin," kata Roni Mustofa, Minggu (18/9/2022).

"Kemudian kita bergerak cepat dan memanggil yang bersangkutan termasuk saksi dan korban. Setelah oknum polisi tersebut diperiksa, kejadiannya ternyata hari Kamis (15/9/2022)," jelasnya.

Roni Mustofa menyebut duduk permasalahan sehingga kejadian ini bisa terjadi karena ada kesalahpahaman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved