Breaking News:

Eks Kabareksrim Yakin Banding Ferdy Sambo Tak Akan Dikabulkan, Alasannya Karena Ini

Eks Kabareskrim, Ito Sumardi menilai upaya banding pemecatan Ferdy Sambo tak akan dikabulkan

Kompas TV
Eks Kabareksrim Yakin Banding Ferdy Sambo Tak Akan Dikabulkan, Alasannya Karena Ini 

TRIBUNCIREBONCOM - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sampai saat ini masih belum usai.

Meski rekontruksi telah dilakukan, namun rupanya penyidik masih memerlukan banyak bukti dari tersangka pembunuhan Brigadir J.

Diketahui, Polri menetapkan lima orang tersangka, diantaranya, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf.

Sebelumnya, Ferdy Sambo sempat mengajukan banding saat dirinya dinyatakan dipecat secara tidak hormat oleh institusi Polri.

Menanggapi hal itu, Eks Kabareskrim Polri Komjen Pol (purn) Ito Sumardi menilai upaya banding pemecatan Ferdy Sambo tak akan dikabulkan oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Ito menduga hal tersebut dengan sejumlah pertimbangan.

Pertama mengenai dugaan pidana yang disangkakan pada Ferdy Sambo dalam kasus tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ini ancamannya dinilai cukup berat.

Selain sangkaan pembunuhan berencana, Ferdy Sambo juga dijerat pasal 221 KUHP tentang obstruction of justice atau merintangi proses hukum.

"Jadi kalau menurut pendapat saya, pertimbangannya pertama, dari sanksi hukuman yang diduga dikenakan pada yang bersangkutan cukup berat," kata Ito dalam acara Kompas Malam KompasTV.

Kemudian pertimbangan lain yang membuat upaya banding Ferdy Sambo kecil kemungkinan dikabulkan, yakni mengenai tanggapan masyarakat terhadap kasus ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved