Breaking News:

Rumah yang Dirobohkan Rentenir di Garut Ternyata Rumah Bantuan Kodam III/Siliwangi

Rumah tersebut milik Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/Sidqi
Puing-puing rumah milik Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Rumahnya rata dengan tanah setelah tidak sanggup membayar utang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang rentenir di Garut robohkan rumah milik nasabahnya lantaran tidak sanggup membayar utang sebesar Rp 1,3 juta.

Rumah tersebut milik Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat ditelusuri rumah dirobohkan rentenir itu ternyata merupakan rumah bantuan Kodam III/Siliwangi tahun 2017-2018.

Hal tersebut dibenarkan oleh Bhabinsa Desa Cipicung, Toto Bustomi, ia menyebut rumah tersebut dibangun atas bantuan Kodam III/Siliwangi.

Puing-puing rumah milik Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Rumahnya rata dengan tanah setelah tidak sanggup membayar utang.
Puing-puing rumah milik Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Rumahnya rata dengan tanah setelah tidak sanggup membayar utang. (Tribun Jabar/Sidqi)

Baca juga: HEBOH Tak Sanggup Bayar Utang Rp 1,3 Juta, Rumah Warga di Garut Dirobohkan Rentenir

"Iya benar itu bantuan dari Kodam Siliwangi dan LPM, dibangunnya antara tahun 2017-2018, saya mengawal langsung pembangunannya saat itu," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Jumat (16/9/2022).

Pantauan Tribunjabar.id di lokasi kejadian, terlihat rumah tersebut sudah rata dengan tanah.

Menurut keterangan tetangga korban, Teguh (30) rumah tersebut dibongkar langsung oleh pelaku yang diketahui berinial A dan dibantu orang suruhannya.

"Ada sekitar 9 orang yang ikut membongkar, disaksikan langsung oleh A, waktu kejadian dia bilang jangan ikut campur," ujarnya.

Teguh menyebut tetangganya saat itu tidak bisa berbuat banyak saat rumah milik Undang dibongkar.

Sementara Undang dan istrinya saat itu sedang tidak berada di rumahnya, keduanya diketahui sedang berada di Bandung untuk mencari pekerjaan.

"Niat ke Bandung buat cari pekerjaan, biar bisa bayar hutang itu," ucapnya.

Saat kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian, Undang diketahui sedang memberikan keterangan di Polres Garut.(*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved